Makam Habibie Jadi Rebutan Selfie, Keluarga: Tidak Masalah

Kompas.com - 16/09/2019, 17:23 WIB
Warga melayat sekaligus berswafoto dengan makam BJ Habibie di TMP Kalibata usai upacara pemakaman, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANWarga melayat sekaligus berswafoto dengan makam BJ Habibie di TMP Kalibata usai upacara pemakaman, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Antusiasme warga yang berebut swafoto (selfie) di makam Presiden ketiga Republik Indonesia (RI) Baharuddin Jusuf Habibie menimbulkan beberapa kritik di jagat dunia maya.

Beberapa pesohor menyayangkan antusiasme warga yang sampai menginjak-injak makam demi mendapat pose terbaik di makam pria yang akrab disapa Mister Crack di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Lalu, bagaimana respons keluarga terkait ini?

Ilham Habibie, putra sulung Habibie, sebagaimana diberitakan oleh Tribun Jakarta, ternyata tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Secara pribadi, ia tak mempersoalkan masyarakat yang ingin berfoto di makam Habibie.

"Kalau buat saya pribadi tidak masalah, selain di depan mayat Bapak," kata Ilham Habibie saat berziarah ke makam ayahnya, Minggu (15/9/2019).

Baca juga: Antusiasme Warga yang Datang dan Selfie di Makam BJ Habibie...

Ilham mengatakan, pihak keluarga memang tidak memperkenankan pelayat untuk selfie di depan jenazah Habibie.

Hal ini berlaku saat jenazah Habibie masih berada di RSPAD Gatot Soebroto maupun di rumah duka kediaman keluarga di wilayah Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

"Itu yang memang kita larang waktu itu karena memang kurang afdol ya, kita buat selfie dengan latar mayat Bapak. Tapi kalau di pemakaman, saya kira nggak masalah," lanjut Ilham.

Seperti diketahui, Habibie meninggal dunia karena sakit dan usia yang membuat organ tubuhnya tidak lagi bisa berfungsi.

Baca juga: BJ Habibie Sering Minta Maaf kepada Ajudannya

Dia kemudian dimakamkan tepat di sisi istri tercinta, Hasri Ainun Besari yang dimakamkan 9 tahun silam di Kavling 120 TMP Kalibata.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Megapolitan
Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Megapolitan
BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

Megapolitan
Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Megapolitan
Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Megapolitan
Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Megapolitan
Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Megapolitan
Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Megapolitan
Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Megapolitan
Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Megapolitan
Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X