Kakek yang Perkosa Siswi SD di Bekasi Disebut Jarang Bergaul

Kompas.com - 17/09/2019, 08:53 WIB
Sukin (61) Ketua RT 009 RW 002 Bintara Jaya, Bekasi menunjuk lokasi yang diduga dipakai AR (61) memperkosa siswi SD dekat kontrakannya. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANSukin (61) Ketua RT 009 RW 002 Bintara Jaya, Bekasi menunjuk lokasi yang diduga dipakai AR (61) memperkosa siswi SD dekat kontrakannya.

BEKASI, KOMPAS.com - AR (61), pria yang diduga telah memerkosa F, seorang siswi SD di Bintara Jaya, Bekasi disebut jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

"Sama sekali enggak sosialisasi sama lingkungan. Enggak pernah ngobrol orangnya," ujar Sukin (63) kepada Kompas.com, Senin (16/9/2019) sore.

Sukin merupakan ketua RT tempat korban tinggal.

Dia menyebut, AR tinggal di sebuah kontrakan 3 pintu yang dibangun belum sampai setahun. Di depan kontrakan itu, terdapat halaman parkir yang kerap disambangi anak-anak untuk bermain kala sore hari. Di sana lah AR kerap bersua dan melancarkan aksinya pada korban.

"Kebetulan di sini juga anak-anak suka main sore-sore, main pasir atau main apa. Tapi (AR) enggak main sama yang anak laki," kata Sukin.

"Aktivitasnya memang di sini saja dia. Enggak ada pekerjaan dia sih, apa hidup dari pensiun atau dari anaknya," tambah dia.

Baca juga: 6 Fakta Dugaan Perkosaan oleh Kakek AR Terhadap Siswi SD di Bekasi

Sukin mengaku terkejut dengan aksi AR yang diduga telah memperkosa korban 2 kali dalam kurun 6 bulan. Soalnya, Sukin kerap menemui AR di masjid bahkan sebelum azan berkumandang.

"Dia jarang keluar. Paling dia ke masjid doang. Dia aktif, sebelum azan sudah di sana. Heran juga saya," tutup Sukin.

AR sendiri sudah sejak Jumat (13/9/2019) diamankan polisi karena digrebek warga, lantaran masih juga berkeliaran dan dikhawatirkan menyasar anak-anak lain sebagai korban berikutnya.

Keluarga korban sebelumnya telah melaporkan kasus ini pada Polres Metro Bekasi Kota pada 19 Agustus 2019. Namun, menurut Sukin, AR tak kunjung ditindak hingga akhirnya digrebek warga.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Megapolitan
Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Megapolitan
Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Megapolitan
10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

Megapolitan
Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Megapolitan
Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Megapolitan
Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Megapolitan
4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

Megapolitan
Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Megapolitan
Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Megapolitan
Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Megapolitan
Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X