Tugas Damkar yang Tak Sekadar Padamkan Api: Bantu Lepas Cincin hingga Selamatkan Hewan

Kompas.com - 17/09/2019, 09:08 WIB
Damkar Bantu Evakuasi Handphone Pengemudi Ojek Online yang Tercebur Ke Selokan di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2019). Dokumentasi Sudin PKP Jakarta TimurDamkar Bantu Evakuasi Handphone Pengemudi Ojek Online yang Tercebur Ke Selokan di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat pada umumnya mengetahui bahwa petugas pemadam kebakaran bertugas menghilangkan kobaran api yang membakar suatu bangunan.

Padahal, tugas pemadam tak melulu memadamkan api. Melainkan, pemadam juga bertugas mengerjakan suatu hal yang berkaitan dengan penyelamatan.

Seperti, evakuasi hewan liar/peliharaan, pelepasan cincin, evakuasi barang yang sulit diambil, di atas genteng, misalnya.

Seluruh masalah yang menyangkut dengan penyelematan, masyarakat dapat menghubungi pemadam untuk meminta pertolongan.

Berikut Kompas.com merangkum ragam kegiatan pemadam dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur, selain memadamkan kebakaran.

Pelepasan cincin

Sudin PKP Jakarta Timur kerap didatangi warga yang meminta bantuan untuk melepaskan cincin di jari. Cincin sulit dilepas sehingga membuat jari bengkak.

Baca juga: Lagi, Pemadam Kebakaran Bantu Warga yang Kesulitan Lepas Cincinnya

Cerita paling menarik datang dari warga Bekasi Utara bernama Alfath Fathilah yang rela datang ke Markas Sudin PKP Jakarta Timur untuk meminta bantuan pelepasan cincin, Rabu (7/8/2019).

Cincin berbahan titanium itu sudah dipakainya selama dua tahun. Alfath panik karena tangannya semakin membengkak dan cincin sulit dilepas. Berkat info dari media sosial, dia mengetahui pemadam bisa membantunya.

Pelepasan cincin dilakukan dengan cara memotong lingkaran cincin menggunakan gerinda mini. Selama sekitar satu jam, cincin berhasil lepas.

Evakuasi bola volly yang tercebur ke BKT

Kali ini, pemadam mengevakuasi bola volly milik warga yang tercebur ke aliran Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (9/7/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X