Pembongkaran Trotoar di Tengah Jalan Raya Kalimalang, Tak Semudah yang Dibayangkan...

Kompas.com - 17/09/2019, 09:25 WIB
Trotoar di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, nampak berada di tengah jalan, Minggu (15/9/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVITrotoar di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, nampak berada di tengah jalan, Minggu (15/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik trotoar di median Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, seakan membuat jalan tersebut tak aman bagi pengendara kendaraan bermotor.

Pasalnya, letak trotoar yang berada di tengah jalan dinilai mengganggu arus lalu lintas dan bisa membahayakan pengendara.

Arus lalu lintas di jalan tersebut juga kerap tersendat pada jam sibuk karena trotoar membuat jalan menjadi sempit.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan, Jalan Raya Kalimalang merupakan jalan nasional dan menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sedangkan, penataan trotoar tersebut dilakukan oleh pengembang Tol Becakayu. Oleh sebab itu, penanganan trotoar itu perlu koordinasi dengan pemerintah pusat terlebih dahulu.

Pembongkaran trotoar di tengah jalan raya itu pun tidak semudah yang dibayangkan.

"Masalahnya itu jalan nasional hanya penataannya include (termasuk) dengan Becakayu. Jadi tentunya perlu koordinasi secara intens ke pemerintah pusat. Karena kalau jalan nasional, takutnya nanti anggaran duplikasi. Masa dibikin, kita bongkar tanpa koordinasi. Ada koordinasi dulu ke pusat, kalau memang ada kajiannya itu dibolehkan untuk dibongkar, kita bongkar," kata Anwar di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Wali Kota Jaktim: Bongkar Trotoar di Kalimalang Perlu Koordinasi Pusat

Perlu dikaji

Anwar mengaku, keberadaan trotoar di median jalan itu sudah diketahuinya sejak lama karena sering melintas.

Namun, menurut dia, perlu ada kajian teknis untuk menentukan apakah letak trotoar itu salah atau tidak.

Hal itu tentunya harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat sebagai yang berwenang atas jalan tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Buka 222 Formasi CPNS, Dua Persen untuk Disabilitas

Pemkot Tangsel Buka 222 Formasi CPNS, Dua Persen untuk Disabilitas

Megapolitan
Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Megapolitan
Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Megapolitan
Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Megapolitan
Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Megapolitan
Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Megapolitan
Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Megapolitan
Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Megapolitan
Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Megapolitan
Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2019, Kota Bekasi Hanya Buka 6 Kuota untuk 'Cum Laude' dan Tunadaksa

Pendaftaran CPNS 2019, Kota Bekasi Hanya Buka 6 Kuota untuk "Cum Laude" dan Tunadaksa

Megapolitan
Dianggap Pemborosan, Anggaran Pembangunan Rusunawa Terancam Dicoret DPRD DKI

Dianggap Pemborosan, Anggaran Pembangunan Rusunawa Terancam Dicoret DPRD DKI

Megapolitan
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Dugaan Penipuan Umrah PT Duta Adhikarya Bersama

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Dugaan Penipuan Umrah PT Duta Adhikarya Bersama

Megapolitan
Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X