Bursa Calon Wali Kota Tangsel, Mulai dari Tukang Galon hingga Anak Wapres Terpilih

Kompas.com - 17/09/2019, 09:52 WIB
Putri Maruf Amin, Siti Nur Azizah telah mengembalikan formulir calon wali kota Tangerang Selatan ke PDI-P di Jalan Blouevard Ruko Vencie Blok ID/09 Graha Raya,Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (16/9/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIPutri Maruf Amin, Siti Nur Azizah telah mengembalikan formulir calon wali kota Tangerang Selatan ke PDI-P di Jalan Blouevard Ruko Vencie Blok ID/09 Graha Raya,Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (16/9/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Tangerang Selatan sudah mulai terlihat. Beberapa nama bakal calon mulai melakukan pendaftaran penjaringan di partai politik.

Partai yang sudah membuka penjaringan untuk calon wali kota adalah PDI-P. Sejumlah nama mulai merapat ke partai berlambang moncong putih tersebut sejak penjaringan dibuka Senin (9/9/2019).

Sebagian memastikan langkahnya dengan mengambil langsung formulir. Namun ada juga yang diwakili oleh tim sukses mereka.

Nama-nama yang mendaftar jadi bakal calon wali kota Tangerang Selatan ini datang berbagai macam latar belakang, mulai dari pedang air minum isi ulang hingga anak Wakil Presiden RI terpilih.

"Saat ini sudah ada 18 nama yang telah mendaftar. Besok (hari ini) terakhir pengembalian formulir. Kita tunggu sampai pukul 24.00 WIB pengembaliannya," kata Ketua Tim Penjaringan PDI-P Suhari Wicaksono, Senin (16/9/2019)

Mulai dari tukang galon

Bursa calon pemilihan wali kota Tangerang Selatan bukan hanya diisi dengan sejumlah nama beken, namun juga masyarakat biasa.

Seperti nama Yusrianto yang hanya seorang tukang galon air minum dan gas melon 3 kilogram di kawasan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan.

Majunya Yusrianto berawal dari kegelisahan melihat keadaan sosial masyarakat Tangerang Selatan yang dinilai masih berada di bawah.

Baca juga: Siti Nur Azizah Siap Berjuang Jadi Calon Wali Kota Tangsel

"Yang pertama saya melihat banyak masyarakat kurang mampu. Itu yang membuat saya terdorong untuk bersaing di Pilkada Tangsel," katanya

Majunya Yusrianto juga atas dorongan rekannya yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) UIN Syarif Hidayatullah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tua Ditutup, Warga Malah Nekat Berkerumun di Kali Besar

Kota Tua Ditutup, Warga Malah Nekat Berkerumun di Kali Besar

Megapolitan
Tenaga Medis Covid-19 Mengaku Tak Pulang Hampir 3 Bulan

Tenaga Medis Covid-19 Mengaku Tak Pulang Hampir 3 Bulan

Megapolitan
[UPDATE 24 Mei]: Kasus Positif Covid-19 di Depok Tembus 500

[UPDATE 24 Mei]: Kasus Positif Covid-19 di Depok Tembus 500

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Mayoritas Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Megapolitan
Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Megapolitan
Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Megapolitan
450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

Megapolitan
Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

Megapolitan
Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Megapolitan
Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X