Pemprov DKI Pastikan Keamanan Jalur Sepeda yang Dibangun di Ruas Jalan

Kompas.com - 17/09/2019, 12:44 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun banyak jalur sepeda. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, jalur sepeda itu dibangun di ruas jalan.

"( Jalur sepeda) di jalan, sesuai dengan kajian kita seperti itu," ujar Syafrin di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).

Syafrin memastikan keamanan jalur sepeda tersebut. Sebab, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan marka dan traffic cone sebagai pembatas jalur sepeda dan jalur kendaraan bermotor.

"Ada marka, ada cone, semuanya lengkap. Aman," kata dia.

Syafrin belum mau menjelaskan rincian jalur sepeda yang dibangun Pemprov DKI.

Baca juga: Dorong Warga Bersepeda, Pemprov DKI Akan Luncurkan Jalur-jalur Sepeda

Program "Jakarta Ramah Bersepeda" itu, lanjut Syafrin, akan diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan diluncurkan pada Jumat (20/9/2019).

"Itu akan diumumkan Pak Gubernur hari Kamis. Jalur bersepedanya hari Jumat," ucap Syafrin.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diketahui membangun banyak jalur sepeda dan tempat parkir sepeda. Tujuannya untuk mendorong lebih banyak warga Jakarta beraktivitas menggunakan sepeda.

Gubernur Anies menuturkan, sepeda bisa digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari. Warga bisa menggunakan sepeda untuk menempuh jarak yang cukup dekat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X