Polusi Udara di Cilincing, Siswa SMK Dilibatkan untuk Pasang Filter di Sekolah

Kompas.com - 17/09/2019, 14:12 WIB
Pengukuran yang dilakukan siswa SMK untuk memasang filter udara di SDN Cilincing 07 pagi KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPengukuran yang dilakukan siswa SMK untuk memasang filter udara di SDN Cilincing 07 pagi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara Momon Sulaeman mengatakan pihaknya melibatkan siswa-siswa SMK dalam pemasangan filter penyaring udara  di SDN Cilincing 07 Jakarta Utara.

"Kan sekolah ini terpapar asap yang kurang sehat. Oleh karenanya, saya meminta anak-anak dari SMK untuk memasang saringan (filter)," kata Momon di lokasi, Selasa (17/9/2019).

Momon menyampaikan mereka memberdayakan siswa SMKN 4 Jakarta jurusan bangunan sebagi bentuk praktik mereka di lapangan.

Total ada 42 siswa yang dikerahkan Sudin Pendidikan Wilayah II untuk memasang filter di total 7 kelas yang ada di sekolah tersebut.

Baca juga: Ikuti Istruksi Anies, Sudisdik Wilayah II Jakut Kebut Pemasangan Filter di SDN Cilincing 07 Pagi

"Kalau satu ruangan butuh 5, mungkin 5-6 orang ya, 42 anak plus ada guru yang dampingi," ucapnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Senin siang, lima siswa SMK tampak mulai mengukur ventilasi yang akan dipasangi filter udara.

Dua guru tampak mengarahkan apa yang harus siswa lakukan menggunakan masing-masing alat yang mereka pegang.

Sebelumnya, Sudin Wilayah II melaksanakan perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memasang filter berbahan kain di lokasi SD tersebut.

Selain filter, mereka juga memasang exhaust, kipas angin, dan akuarium untuk mengatasi masalah asap yang disebabkan oleh industri pembakaran arang dan peleburan aluminium yang tak jauh dari sekolah tersebut.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X