Waduk Pondok Ranggon Dikeruk

Kompas.com - 17/09/2019, 14:40 WIB
Waduk Pondok Ranggon, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur sedang dalam tahap pengerukan, Selasa (17/9/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIWaduk Pondok Ranggon, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur sedang dalam tahap pengerukan, Selasa (17/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengeruk Waduk Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Pantauan Kompas.com di lokasi, Selasa (17/9/2019), sebanyak lima unit eksavator berada di area waduk. Sejumlah operator pengerukan waduk juga berada di lokasi.

Meski masih kemarau, waduk seluas 8,4 hektar ini nampak terisi air.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini mengatakan, pengerukan waduk sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir.

Baca juga: Antisipasi Musim Hujan, Tiga Waduk di Jakarta Timur Diperdalam

Waduk Pondok Ranggon tersebut berfungsi untuk mengurangi debit air di Kali Sunter.

"Kita semenjak satu hingga dua bulan lalu, kita sudah instruksikan ke beberapa bidang dan suku dinas untuk segera melakukan pengerukan beberapa waduk untuk mengantisipasi musim penghujan nanti," kata Juaini kepada wartawan, Selasa (17/9/2019).

Sementara itu, Yulis, salah seorang warga yang tinggal di dekat waduk mengatakan, pengerukan waduk sudah dikebut sejak Juni 2019.

"Mereka biasanya keruk waduk mulai jam 05.00 sampai sore," ujar Yulis di lokasi.

Selain itu, terdapat dua waduk lainnya di Jakarta Timur yang sedang dikeruk. Keduanya yakni, Waduk Kampung Rambutan, dan Waduk Cimanggis.

Ketiga waduk ditargetkan rampung dikeruk sebelum musim hujan datang atau akhir September 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X