Keberadaan Waduk Cimanggis Diharapkan Bisa Cegah Banjir di Cibubur

Kompas.com - 17/09/2019, 17:09 WIB
Aktivitas pengerukan Waduk Cimanggis di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2). Menurut Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, pengerukan Waduk Cimanggis adalah solusi untuk antisipasi luapan Sungai Cipinang yang sebagian besar bantarannya sudah penuh rumah. KOMPAS/HENDRA A SETYAWANAktivitas pengerukan Waduk Cimanggis di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2). Menurut Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, pengerukan Waduk Cimanggis adalah solusi untuk antisipasi luapan Sungai Cipinang yang sebagian besar bantarannya sudah penuh rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Waduk Cimanggis di Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, diproyeksikan dapat menanggulangi banjir di kawasan Cibubur.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Selasa (17/9/2019), proses pembangunan waduk itu terus berlangsung. Sejumlah alat berat terlihat di lokasi proyek.

Ketua RW 014, Kelurahan Cibubur, Sunarjo mengatakan, waduk tersebut berfungsi sebagai tempat parkir air. Air dari waduk itu akan mengalir ke Kali Caglak, lalu ke Kali Cipinang.

Selama ini, kata Sunarjo, ketika hujan deras Kali Caglak kerap meluap dan menyebabkan banjir di permukiman warga.

Baca juga: Pembangunan Waduk Cimanggis Dihentikan Sementara

"Sebelum ada waduk itu, kalau hujan deras itu tanggul Kali Caglak itu jebol. Jadi RW 04 dan RW 010 itu banjir bisa hampir dua meter," ujar Sunarjo di kediamannya, Jalan Jambore, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa.

Dia menambahkan, warga menyambut baik pembangunan waduk tersebut. Sebab, waduk itu akan menjadi lokasi parkir air dan itu bisa mengurangi debit air di Kali Caglak saat hujan deras.

"Soalnya kalau hujan deras itu, kiriman air besar sekali. Makannya tanggul kalinya tuh jebol terus, dibetulin jebol lagi. Kalai ada waduk kan bisa jadi resapan," ujar Sunarjo.

Berdasarkan papan informasi di area proyek, aktivitas pengerjaan waduk itu mencakup pengerjaan tanggul turap waduk, pengerjaan public space, dan pengerjaan landscape waduk serta taman.

Proyek tersebut digarap PT Tassiajaya Abadi dan PT Cakra Gatra Utama sejak 5 Agustus 2019.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Megapolitan
Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X