Seorang Sopir Curi BPKB Mobil Majikan untuk Digadaikan sebagai Modal Usaha

Kompas.com - 18/09/2019, 15:27 WIB
Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor. KompasOtomotif-Donny AprilianandaBuku Kepemilikan Kendaraan Bermotor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengamankan Darminto alias DM, seorang sopir yang mencuri BPKB mobil milik majikan dan mengagunkan ke pegadaian.

DM mengagunkan BPKB mobil jenis Honda HR-V seharga Rp 100 juta.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, DM bekerja sebagai sopir yang bertugas mengantar dan menjemput anak korban. Ia baru bekerja sebagai sopir selama sebulan.

"Istri korban sakit, padahal biasanya dia mengantar dan menjemput anaknya ke sekolah. Lalu, korban meminta tolong tersangka untuk menemani anaknya ke sekolah," kata Argo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

Baca juga: 4 Remaja Ditahan Usai Curi Mobil dan Lakukan Perjalanan 1.000 Kilometer

Saat korban yang berinisial NS bekerja ke luar kota, DM mengambil BPKB mobil milik korban yang disimpan di laci kamar.

Argo menyebut, DM mengetahui lokasi penyimpanan BPKB karena dia pernah mengintip korban saat menyimpan BPKB tersebut.

Tersangka kemudian mengagunkan BPKB untuk mendapatkan modal membuka sebuah usaha di bidang komunikasi, yakni penjualan handy talkie.

"Tanpa sepengetahuan pemilik, tanda tangan dipalsukan untuk mengagunkan mobil. Dia mendapatkan uang Rp 100 juta untuk usaha alat komunikasi, yakni menjual HT (handy talkie)," ujar Argo.

Seiring berjalannya waktu, tersangka tidak mampu membayar cicilan. Oleh karena itu, pihak pegadaian datang ke rumah korban untuk mengambil mobil yang dijadikan jaminan.

"Korban merasa enggak pernah menggadaikan mobil sehingga korban langsung lapor polisi," kata Argo.

Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Megapolitan
'Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa...'

"Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Megapolitan
Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Megapolitan
Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Megapolitan
Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Megapolitan
Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Megapolitan
Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Megapolitan
Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Megapolitan
Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Megapolitan
Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X