BNN Klaim Penyelundupan Narkotika yang Masuk ke Indonesia Menurun

Kompas.com - 19/09/2019, 11:56 WIB
Kepala BNN RI Komjen Heru Winarko kepada awak media di Lapangan Parkir Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKepala BNN RI Komjen Heru Winarko kepada awak media di Lapangan Parkir Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko mengatakan, penyelundupan narkotika ke wilayah Indonesia dari jaringan internasional menurun signifikan hingga September 2019 ini.

Penurunan itu disebabkan pemberantasan peredaran narkotika yang gencar dilakukan badan narkotika negara tetangga seperti Malaysia, Cina, Thailand, Kamboja, dan lainnya.

"Kita kerjasama dengan teman-teman kita BNN di Malaysia, Cina dan kawan-kawan di Asean. Ya Alhamdulillah sekarang ini sudah jauh menurun masuknya narkoba ke Indonesia. Jauh menurun karena di Malaysia ketat, Cina ketat, semua ketat, sehingga menurun narkoba masuk ke Indonesia sekitar 20 sampai 30 persen," kata Heru di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: BNN Musnahkan Sabu dan Ganja Hasil Pengungkapan 7 Kasus Narkotika

Kendati demikian, BNN tetap memperketat pengawasan penyelundupan narkotika di wilayah perbatasan Indonesia, untuk mengantisipasi modus baru yang digunakan jaringan internasional untuk menyelundupkan narkotika.

"Jaringan ini banyak cara ya untuk masuk, ya seperti men-design mobil untuk menyimpan barang itu, ini yang bisa kita ungkap. Ada juga yang lewat kompressor dan lain-lain. Ini yang kita terus kita ikuti perkembangan dari jaringan-jaringan ini untuk modus-modusnya," ujar Heru.

Adapun BNN telah memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan tujuh kasus dari Juli hingga Agustus 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebanyak 77,2 kilogram sabu dan 631,2 kilogram ganja dimusnahkan dengan mesin insinerator.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Megapolitan
Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Megapolitan
Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Megapolitan
Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Megapolitan
Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Megapolitan
Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Megapolitan
Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.