BKSDA: Monyet di Suaka Margasatwa Muara Angke Masuk Permukiman untuk Ambil Sesajen

Kompas.com - 19/09/2019, 17:34 WIB
Kawanan monyet turun ke pinggir jalan PIK, Jakarta Utara untuk mengambil makanan yang diberikan warga yang melintas KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKawanan monyet turun ke pinggir jalan PIK, Jakarta Utara untuk mengambil makanan yang diberikan warga yang melintas

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta, Ida Harwati mengemukakan, monyet ekor panjang di Suaka Margasatwa Muara Angke sering masuk komplek perumahan Mediterania Boulevard, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara untuk mengambil sesajen.

"Rata-rata yang tinggal di perumahan PIK adalah etnis Tionghoa yang sering membuat sesajen berupa buah-buahan di luar rumah mereka. Hal itu juga membuat monyet ekor panjang tertarik untuk mengambil buah-buahan sesajen tersebut," kata Ida saat dikonfirmasi, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Monyet di Suaka Margasatwa Muara Angke Pernah Terpapar Logam Berat karena Konsumsi Sampah

Keberadaan buah-buahan itu membuat kawanan ekor panjang kadang-kadang memanjat rumah warga, terutama yang berbatasan dengan suaka margasatwa tersebut.


Menurut Ida, warga sekitar tidak menganggap kawanan monyet di sana sebagai sebuah gangguan atau ancaman. Karena itu jarang terjadi penangkapan monyet yang memasuki kawasan perumahan.

"Kalaupun ada yang diamankan itu adalah monyet pengganggu yang membahayakan penduduk," kata Ida.

Monye-monyet di kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke sering berkeliaran ke kawasan perumahan Mediterania Boulevard PIK. Kadang-kadang monyet-monyet tersebut mengorek dan membongkar sampah untuk mencari makanan.

Baca juga: Monyet di Muara Angke Keluar Habitat karena Sering Diberi Makan Warga

Ida menyampaikan, banyaknya kawanan monyet ekor panjang keluar dari habitatnya karena telah terjadi perubahan perilaku. Perubahan perilaku disebabkan seringnya warga memberi makan monyet di luar kawasan suaka margasatwa itu.

Sejumlah papan pengumuman padahal dipasang di kawasan itu. Penguman itu mengimbau warga yang melintas untuk tidak memberi makanan kepada monyet-monyet tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Jadi Sorotan, PKL di Depan Pos Damkar Tanah Abang Ditertibkan

Setelah Jadi Sorotan, PKL di Depan Pos Damkar Tanah Abang Ditertibkan

Megapolitan
Subsidi Dipangkas, Dirut MRT Akan Gencarkan Bisnis Non-Tiket Kereta

Subsidi Dipangkas, Dirut MRT Akan Gencarkan Bisnis Non-Tiket Kereta

Megapolitan
5 Fakta Tuduhan Politikus PDI-P terhadap Politikus PSI soal Penyebaran Materi Rapat

5 Fakta Tuduhan Politikus PDI-P terhadap Politikus PSI soal Penyebaran Materi Rapat

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan Hari Ini

BMKG: Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan Hari Ini

Megapolitan
Keberangkatan KRL Rute Bekasi Ditambah Lagi Setelah Perubahan Jadwal Bikin Penumpang Menumpuk di Stasiun

Keberangkatan KRL Rute Bekasi Ditambah Lagi Setelah Perubahan Jadwal Bikin Penumpang Menumpuk di Stasiun

Megapolitan
Tunggak Pajak 4 Tahun, Mobil Bergambar Macan Juga Kelabui Petugas dengan Pelat Nomor Palsu

Tunggak Pajak 4 Tahun, Mobil Bergambar Macan Juga Kelabui Petugas dengan Pelat Nomor Palsu

Megapolitan
Sumber Api yang Bakar 4 Lantai di Mal Lokasari Berasal dari Bekas Diskotek Miles

Sumber Api yang Bakar 4 Lantai di Mal Lokasari Berasal dari Bekas Diskotek Miles

Megapolitan
Masih Ada 168 Mobil Mewah Lagi yang Belum Bayar Pajak di Jakarta Utara

Masih Ada 168 Mobil Mewah Lagi yang Belum Bayar Pajak di Jakarta Utara

Megapolitan
Setelah Putri Ma'ruf Amin, Benyamin Juga Kembalikan Formulir Penjaringan ke Hanura

Setelah Putri Ma'ruf Amin, Benyamin Juga Kembalikan Formulir Penjaringan ke Hanura

Megapolitan
Kesadaran PNS Jakarta Timur Dinilai Masih Kurang soal Larangan Bawa Kendaraan Tiap Jumat Pekan Pertama

Kesadaran PNS Jakarta Timur Dinilai Masih Kurang soal Larangan Bawa Kendaraan Tiap Jumat Pekan Pertama

Megapolitan
Komisi B DPRD DKI Duga Ada Anggaran Ganda untuk Pembangunan LRT Jakarta

Komisi B DPRD DKI Duga Ada Anggaran Ganda untuk Pembangunan LRT Jakarta

Megapolitan
Malam Ini hingga Besok, Wilayah Kalideres dan Pegadungan Alami Gangguan Suplai Air

Malam Ini hingga Besok, Wilayah Kalideres dan Pegadungan Alami Gangguan Suplai Air

Megapolitan
19 Mobil Mewah di Apartemen Regata Dipasangi Stiker Belum Bayar Pajak

19 Mobil Mewah di Apartemen Regata Dipasangi Stiker Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Ruang UKM di Universitas Pancasila Masih Digunakan Pascapenggerebekan

Ruang UKM di Universitas Pancasila Masih Digunakan Pascapenggerebekan

Megapolitan
Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Airin: Semoga Tercapai Target

Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Airin: Semoga Tercapai Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X