Aksi Vandalisme Terjadi di Depan Gedung DPR RI Saat Demo Berlangsung

Kompas.com - 19/09/2019, 22:52 WIB
Perwakilan mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (19/9/2019), masuk ke dalam gedung DPR/MPR. Mereka menyampaikan aspirasi terkait beberapa hal, salah satunya penolakan terhadap Revisi UU KPK. KOMPAS.COM/WALDA MARISONPerwakilan mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (19/9/2019), masuk ke dalam gedung DPR/MPR. Mereka menyampaikan aspirasi terkait beberapa hal, salah satunya penolakan terhadap Revisi UU KPK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi vandalisme terjadi saat demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR/MRI RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019). Aksi vandalisme itu berupa corat-coretan pada fasilitas publik.

Sasaran corat-coretan antara lain tembok pintu utama DPR. Di situ terdapat gambar tidak senonoh berupa kemaluan laki-laki. Gambar tersebut dibuat dengan pilox berwarna hitam.

Aspal jalan di depan gerbang utama gedung DPR juga jadi sasaran aksi vandalisme. Mereka mencoret aspal dengan pilox.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR RI

Aksi unjuk rasa mahasiwa itu digelar sebagai protes atas beberapa hal, antara lain pengesahan Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), penetapan pimpinan KPK yang dianggap bermasalah, serta pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Massa yang terlibat dalam aksi unjuk rasa itu memakai seragam berbagai universitas. Ada yang memakai seragam almamater Universitas Indonesia, Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Universitas Paramadina, Universitas Trisakti, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), dan berbagai perguruan tinggi lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Megapolitan
Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Megapolitan
Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Megapolitan
Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Megapolitan
Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Megapolitan
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Megapolitan
Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Megapolitan
Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Megapolitan
Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Megapolitan
Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Megapolitan
4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

Megapolitan
Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Megapolitan
Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Megapolitan
Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X