Pemkot Jakarta Selatan Gelar Razia Parkir Liar di Jalur Sepeda Melawai

Kompas.com - 20/09/2019, 10:58 WIB
Lubang bekas tiang penerangan jalan umum (PJU) yang dicabut karena menghalangi jalur sepeda di trotoar Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, disemen. Foto diambil, Kamis (2/8/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARILubang bekas tiang penerangan jalan umum (PJU) yang dicabut karena menghalangi jalur sepeda di trotoar Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, disemen. Foto diambil, Kamis (2/8/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas pemerintah kota Jakarta Selatan menindak beberapa pengemudi yang memarkirkan kendaraannya di atas jalur sepeda di kawasan Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (19/9/2019).

Operasi tersebut diselenggarakan oleh satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Kebayoran Baru dan Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.

"Kami melakukan giat malam patroli wilayah jalur sepeda sepanjang jalan Melawai," kata Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono di Jakarta, Jumat (20/9/2019).


Dalam giat yang dilakukan kemarin malam, pihaknya mendapati lima motor yang langsung dikenakan sanksi karena parkrir di atas jalur sepeda.

Baca juga: Harapan dari Para Pegiat soal Jalur Sepeda Baru di Jakarta

"Kami tindak lima motor dan kami cabut pentil ban kendaraan tersebut," tambah dia.

Dia memastikan penindakan ini akan dilakuan setiap hari agar mobil dan motor tidak lagi parkir di atas jalur sepeda. Sehingga para pesepeda bisa menggunakan fasilitas tersebut dengan nyaman.

Sebelumnya, dari pantauan Kompas.com di kawasan Blok M dan Melawai, Rabu (18/9/2019), banyak pengemudi ojek online yang menunggu penumpang di jalur tersebut.

Selain itu, mobil dan bajaj juga terparkir di jalur sepeda, tepat di depan Optik Melawai.

Kompas.com sempat bertanya kepada salah satu pengemudi ojek online yang berada di lokasi. Dia mengaku tidak tahu bahwa jalur tersebut untuk para pesepeda.

Baca juga: Uji Coba Hari Pertama, Belum Semua Jalur Sepeda Diberi Marka

"Saya kira ini tempat parkir. Soalnya memang biasa markir di sini. Kalau nunggu sewa (penumpang) biasanya paling gampang ya di sini," kata Rahman, salah satu pengedara ojek online.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
Kamis Siang, Ribuan Mahasiswa Bakal Kembali Demo Desak Perppu KPK di Depan Istana

Kamis Siang, Ribuan Mahasiswa Bakal Kembali Demo Desak Perppu KPK di Depan Istana

Megapolitan
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Kriss Hatta

Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Kriss Hatta

Megapolitan
Cerita Andri Selamat dalam Kecelakaan Beruntun di Ancol meski Mobil Rusak Parah

Cerita Andri Selamat dalam Kecelakaan Beruntun di Ancol meski Mobil Rusak Parah

Megapolitan
Polisi Butuh 15 Hari untuk Tangkap Djeni Pelaku Penggelapan 62 Mobil

Polisi Butuh 15 Hari untuk Tangkap Djeni Pelaku Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Gang Belah Kapal, Tempat Kapal Ribuan Ton Dibelah dan Dipotong-potong

Gang Belah Kapal, Tempat Kapal Ribuan Ton Dibelah dan Dipotong-potong

Megapolitan
Jaksa: Perdamaian Kriss Hatta dan Antony Tidak Menghentikan Proses Hukum

Jaksa: Perdamaian Kriss Hatta dan Antony Tidak Menghentikan Proses Hukum

Megapolitan
Rem Blong, Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun di Ancol

Rem Blong, Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun di Ancol

Megapolitan
Dinas Bina Marga Potong Kabel Semrawut Sepanjang 2,3 KM

Dinas Bina Marga Potong Kabel Semrawut Sepanjang 2,3 KM

Megapolitan
Cerita Nurseha yang Jadi Marketing Meski Miliki Keterbatasan Fisik

Cerita Nurseha yang Jadi Marketing Meski Miliki Keterbatasan Fisik

Megapolitan
Ahok Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf jika Diundang

Ahok Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf jika Diundang

Megapolitan
Operator Zhong Tong: Mereknya Memang China, tapi Komponennya dari Eropa, Amerika, Korea

Operator Zhong Tong: Mereknya Memang China, tapi Komponennya dari Eropa, Amerika, Korea

Megapolitan
Pemkot Depok Dukung Penuh Pembangunan UIII

Pemkot Depok Dukung Penuh Pembangunan UIII

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X