Transpatriot Bekasi Mulai Berbayar Pekan Depan

Kompas.com - 20/09/2019, 15:38 WIB
Bus Transpatriot Bekasi rute baru hasil hibah dari Kementerian Perhubungan RI resmi mengaspal pada Kamis (22/8/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANBus Transpatriot Bekasi rute baru hasil hibah dari Kementerian Perhubungan RI resmi mengaspal pada Kamis (22/8/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Dua rute baru bus Transpatriot Bekasi, yakni Vida Bantargebang - Summarecon (koridor 2) dan Wisma Asri - Sumber Arta (koridor 3) direncanakan mulai berbayar per pekan depan.

Hal ini menyusul telah ditetapkannya tarif batas bawah (Rp 5.500) dan batas atas (Rp 11.500) oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

"Ini sedang kita tentukan dari tarif atas bawah itu skema penarikan tarif ke penumpang seperti apa. Saat ini masih gratis. Kira-kira dalam minggu ini, karena tarif atas bawah itu juga baru ditetapkan pemkot sebagai standarisasi kita menentukan tarif," kata juru bicara Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP), Iqbal Daud.

PDMP merupakan pengelola bus Transpatriot.

Baca juga: Bus Transpatriot Bekasi Tak Disubsidi APBD

Iqbal mengatakan, penarikan tarif untuk dua koridor baru TransPatriot dilakukan pekan depan.

Saat ini, pihaknya masih menggodok besaran tarif yang akan ditetapkan. Rencananya, tarif tersebut bersifat satu harga untuk perjalanan jauh maupun dekat.

"Saya belum bisa sebutkan (besaran tarif), karena perlu kajian teknis dan ekonomis, Target itu minggu depan sudah penarikan tarif, paling lambat akhir bulan sudah kita gunakan tarif normal," jelas Iqbal.

Tarif atas dan tarif bawah ditetapkan Dishub Kota Bekasi lantaran pemerintah tidak menggelontorkan subsidi. Dana operasional seluruhnya diupayakan dari pengelola.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memelas Saat Ditilang Polisi, Pengendara Pakai Alasan Ngidam hingga Helm Dikencingi Kucing

Memelas Saat Ditilang Polisi, Pengendara Pakai Alasan Ngidam hingga Helm Dikencingi Kucing

Megapolitan
Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Megapolitan
Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Megapolitan
Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Megapolitan
Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Megapolitan
Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Megapolitan
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Megapolitan
Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Megapolitan
Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Megapolitan
Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Megapolitan
Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Megapolitan
4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

Megapolitan
Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Megapolitan
Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X