Wacana Pembangunan Rusunawa Bantargebang Memudar

Kompas.com - 20/09/2019, 16:33 WIB
Gunung sampah di Tempat Pengelolan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Foto diambil Selasa (23/10/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVIGunung sampah di Tempat Pengelolan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Foto diambil Selasa (23/10/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - November 2016, Pemerintah Kota Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta sempat mewacanakan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Bantargebang.

Saat itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat menyatakan akan segera meneken nota kesepahaman dengan Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, terkait pembangunan tersebut.

Namun, hampir tiga tahun berlalu, wacana itu makin memudar. Belum ada upaya apa pun untuk membangun rusunawa di tempat itu.

Rincian usulan dana hibah kemitraan tahun 2020 yang diajukan Pemkot Bekasi ke Pemprov DKI Jakarta juga tak memuat rencana pembangunan Rusunawa Bantargebang.

Baca juga: TPST Bantargebang Diprediksi Overload 2021, Bekasi Belum Tahu Rencana DKI

"Memang betul kami pernah ingin kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta, cuma belum ada tindak lanjut lagi. Dulu kan ada (wacana pembangunan) rusunawa, ada puskesmas juga," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufik saat ditemui Kompas.com, Jumat (20/9/2019).

"Kami juga mesti kaji lagi deh kalau ada wacana pembangunan rusunawa itu," tambah dia.

Eka menengarai, pembangunan Rusunawa Bantargebang mungkin belum dinilai mendesak oleh Pemprov DKI Jakarta selaku pemberi dana kemitraan. Hingga hari ini, menurut Eka, belum sekalipun ada kajian mengenai kelanjutan wacana tersebut.

"Itu kan disesuaikan dengan program, target, kriteria yang ada di DKI itu seperti apa. Tentunya berkaitan dengan alokasi, kompensasi, memang hitung-hitungannya harus sudah jelas," ujar Eka.

Usulan pembangunan Rusunawa Bantargebang berangkat dari inisiatif Pemkot Bekasi. Saat itu, pembangunan Rusunawa Bantargebang dinilai bisa jadi tempat relokasi warga sekitar TPST Bantargebang yang mengalami dampak lingkungan akibat timbunan sampah dari Ibu Kota itu.

"Ya, bisa mengurangi kekumuhanlah di daerah situ, paling tidak," ujar Eka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mungkinkah DKI Terapkan Urban Renewal yang Dijanjikan Anies di Lokasi Penggusuran di Sunter Agung?

Mungkinkah DKI Terapkan Urban Renewal yang Dijanjikan Anies di Lokasi Penggusuran di Sunter Agung?

Megapolitan
Pelaku Pencurian di Kantor Katadata Ambil Decorder CCTV

Pelaku Pencurian di Kantor Katadata Ambil Decorder CCTV

Megapolitan
Sanksi bagi Penyerobot Jalur Sepeda Diterapkan Mulai Hari Ini

Sanksi bagi Penyerobot Jalur Sepeda Diterapkan Mulai Hari Ini

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN} Anggota Satpol PP DKI Bobol ATM I Mengapa 10 Pabrik Sepatu Pindah dari Banten I Kusni Kasdut, Pejuang Kemerdekaan yang Jadi Penjahat

[POPULER MEGAPOLITAN} Anggota Satpol PP DKI Bobol ATM I Mengapa 10 Pabrik Sepatu Pindah dari Banten I Kusni Kasdut, Pejuang Kemerdekaan yang Jadi Penjahat

Megapolitan
Awas Kena Tilang, Ini Informasi Lengkap Seputar Jalur Sepeda di Jakarta

Awas Kena Tilang, Ini Informasi Lengkap Seputar Jalur Sepeda di Jakarta

Megapolitan
7 Fakta Seputar Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Bekasi

7 Fakta Seputar Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Bekasi

Megapolitan
BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Menikmati Sore di Setu Sawangan, Depok yang 'Diselimuti' Azolla Pinnata...

Menikmati Sore di Setu Sawangan, Depok yang "Diselimuti" Azolla Pinnata...

Megapolitan
Seorang Pria Babak Belur Dipukuli Preman Saat Antar Kekasih Pulang

Seorang Pria Babak Belur Dipukuli Preman Saat Antar Kekasih Pulang

Megapolitan
Nasib 12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Ditentukan Setelah Pemeriksaan

Nasib 12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Ditentukan Setelah Pemeriksaan

Megapolitan
Gaji PNS DKI Capai 28 Juta, Lulusan IPDN Berbondong-bondong Incar Posisi di Jakarta

Gaji PNS DKI Capai 28 Juta, Lulusan IPDN Berbondong-bondong Incar Posisi di Jakarta

Megapolitan
54 Raperda Diusulkan pada 2020, Ketua DPRD DKI Minta Dipangkas

54 Raperda Diusulkan pada 2020, Ketua DPRD DKI Minta Dipangkas

Megapolitan
228 Mobil Mewah di Jakarta Barat Tunggak Pajak

228 Mobil Mewah di Jakarta Barat Tunggak Pajak

Megapolitan
Gudang Kayu di Bekasi Ludes Dilalap Api Pembakaran Sampah

Gudang Kayu di Bekasi Ludes Dilalap Api Pembakaran Sampah

Megapolitan
Detik-detik Api Kepung SMK Yadika 6: Siswa Terjebak, Dievakuasi Pakai Gorden hingga Ring Basket

Detik-detik Api Kepung SMK Yadika 6: Siswa Terjebak, Dievakuasi Pakai Gorden hingga Ring Basket

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X