Pemprov Kirim Bantuan ke Lokasi Kesulitan Air Bersih di Kalideres

Kompas.com - 20/09/2019, 17:16 WIB
Saiful Anwar (40) sedang mengisi air PAM dalam dirigen sebab kelangkaan air bersih yang sudah melanda warga RW 09, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/9/2019) Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSaiful Anwar (40) sedang mengisi air PAM dalam dirigen sebab kelangkaan air bersih yang sudah melanda warga RW 09, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak Selasa (17/9/2019) lalu hingga Jumat ini, PAM Jaya rutin mengirimkan bantuan air bersih bagi warga RW 09, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Warga di sana menghadapi kesulitan air bersih, dampak dari kemarau panjang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PAM Jaya setiap hari mengirimkan dua unit truk tangki yang masing-masing berkapasitas 4.000 liter air.

Baca juga: PAM Jaya Gandeng Jakpro Bangun Pipa Air di Pegadungan, Jakbar

"Sejak hari Selasa kemarin kami kirim dua tangki ke wilayah RW 09 Kelurahan Pegadungan. Tadi pagi sejak pukul 08.00 WIB, total tiga truk tangki yang keluar. Dua ke wilayah Pegadungan, satu ke wilayah Pejagalan dengan masing-masing kapasitas 4000 liter," kata Manajer Humas PAM Jaya Linda Nurhandayani, Jumat.

Warga yang mendapatkan air merasa lega. Mereka jadi bisa memenuhi kebutuhannya, seperti untuk memasak.

"Air di sini kan asin ya kalau mencuci kemeja putih nanti pas mau digosok jadi ada kuning-kuning di baju. Kalau minum ya pasti nggak bisa, karena asin. Tapi pakai air PAM bisa," ujar Saiful (40), seorang warga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak PAM Jaya belum memastikan sampai kapan bantuan itu akan diberikan.

"Bahwa terkait bantuan air ini, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya membentuk tim Satgas Air Bersih yang dikoordinatori oleh BPBD dan didalamnya ada PAM Jaya. Jadi pengiriman tangki ini berdasarkan informasi dari pihak kelurahan yang diteruskan ke BPBD," kata Linda.

Jika tidak dapat bantuan air gratis dari PAM Jaya, warga biasanya membeli air tanah di dekat Kali Maja.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lonjakan Kasus Covid-19 di Tangsel, Sekolah Tatap Muka Terancam Batal Digelar

Lonjakan Kasus Covid-19 di Tangsel, Sekolah Tatap Muka Terancam Batal Digelar

Megapolitan
Wisma Atlet hingga RS Rujukan Penuh, Jakarta Masuki Fase Genting Pandemi Covid-19

Wisma Atlet hingga RS Rujukan Penuh, Jakarta Masuki Fase Genting Pandemi Covid-19

Megapolitan
Waspada Varian Baru Covid-19 di Jakarta, Lebih Berbahaya dan Lebih Menular

Waspada Varian Baru Covid-19 di Jakarta, Lebih Berbahaya dan Lebih Menular

Megapolitan
Respons Pelindo II soal Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok: Pecat Pegawai hingga Beri Kompensasi Sopir Truk

Respons Pelindo II soal Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok: Pecat Pegawai hingga Beri Kompensasi Sopir Truk

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang: Kegiatan Ekonomi Tutup Maksimal Pukul 21.00 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang: Kegiatan Ekonomi Tutup Maksimal Pukul 21.00 WIB

Megapolitan
Mari Bantu Azmi Ramadan, Bocah Tanpa Bola Mata yang Sempat Ditipu Penggalang Dana

Mari Bantu Azmi Ramadan, Bocah Tanpa Bola Mata yang Sempat Ditipu Penggalang Dana

Megapolitan
UPDATE: Tambah 60 Kasus di Kota Tangerang, 433 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 60 Kasus di Kota Tangerang, 433 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Poster UI Dicibir Netizen, Antrean UGD Wisma Atlet Mengular

[POPULER JABODETABEK] Poster UI Dicibir Netizen, Antrean UGD Wisma Atlet Mengular

Megapolitan
UPDATE: Tambah 276 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.173 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 276 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.173 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta, Bekasi, Bogor dan Depok Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta, Bekasi, Bogor dan Depok Berpeluang Hujan

Megapolitan
Fakta Baru Kasus Anji: Jadi Tersangka, Pakai Ganja Sejak September 2020

Fakta Baru Kasus Anji: Jadi Tersangka, Pakai Ganja Sejak September 2020

Megapolitan
Garap Poster Out of The Box, UI Panen Perhatian Publik

Garap Poster Out of The Box, UI Panen Perhatian Publik

Megapolitan
UI Sebut Poster yang Viral Direncanakan dengan Matang Melalui Riset dan Rapat Panjang

UI Sebut Poster yang Viral Direncanakan dengan Matang Melalui Riset dan Rapat Panjang

Megapolitan
UPDATE: Tambah 331 Kasus Covid-19 di Depok, Jumlah Pasien Melonjak Lagi

UPDATE: Tambah 331 Kasus Covid-19 di Depok, Jumlah Pasien Melonjak Lagi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Digelar di Stadion Patriot Bekasi, Ini Cara Daftar dan Jadwal Penyuntikan

Vaksinasi Covid-19 Digelar di Stadion Patriot Bekasi, Ini Cara Daftar dan Jadwal Penyuntikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X