Mengenal Formula E, Ajang Balap Internasional yang Akan Digelar di Jakarta

Kompas.com - 20/09/2019, 18:58 WIB
Pebalap berlomba melewati tikungan dalam Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019. AFP/GETTY IMAGES/David Dee DelgadoPebalap berlomba melewati tikungan dalam Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepastian Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E telah diumumkan pada Jumat (20/9/2019) sore.

Sebelumnya, pembicaraan mengenai hal ini telah berlangsung selama beberapa bulan.

Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Agustus lalu sempat menargetkan Jakarta untuk menjadi tuan rumah Formula E lima kali berturut-turut.

Lantas, apa sebenarnya ajang Formula E itu?

1. Ajang balap dengan tenaga listrik

Hampir serupa dengan ajang balap Formula 1, Formula E juga merupakan balap mobil kursi tunggal. Bedanya, mobil yang digunakan menggunakan tenaga listrik.

Adanya tenaga listrik meminimalisir bunyi mesin yang terlalu berisik. Hal ini menjadi nilai tambah bagi penonton yang sebelumnya merasa terganggu dengan bunyi mesin mobil yang terlalu kencang.

Baca juga: Formula E Bakal Digelar 5 Kali di Jakarta, Dimulai 2020 hingga 2024

Selain itu, karena menggunakan listrik, ajang balap yang dimulai pada tahun 2014 ini dinilai lebih ramah untuk keluarga.

2. Balapan tanpa sirkuit

Tidak seperti Formula 1, balap Formula E tidak dilangsungkan di sirkuit tertentu. Sebaliknya, ajang balap ini justru dilakukan di pusat kota.

Pada Formula E, para pebalap akan saling adu cepat di jalan raya kota dengan panjang lintasan kurang lebih 2-3 kilometer.

Baca juga: Balap Mobil Formula E 2020 Digelar di Kawasan Monas

Dalam setiap musimnya, balapan Formula E diselenggarakan di sejumlah kota dari negara-negara di dunia.

Beberapa negara di Asia yang kotanya juga pernah menjadi tuan rumah ajang ini adalah China, Malaysia, dan Hong Kong.

3. Format balapan

Terdapat dua sesi latihan bebas yang akan diikuti oleh para pebalap. Masing-masing sesi berlangsung selama 45 dan 30 menit.

Untuk penentuan grid, sesi kualifikasi dilangsungkan selama satu jam. Pebalap hanya bisa menggunakan satu mobil pada sesi tersebut.

Baca juga: Fakta Menarik Tentang Formula E, Balapan yang Akan Digelar di Jakarta

Para pebalap dibagi menjadi empat kelompok yang terdiri dari lima atau enam pebalap saat kualifikasi. Masing-masing kelompok diberikan enam menit untuk menorehkan waktu putaran terbaik mereka.

Pebalap tercepat pada sesi kualifikasi berhak start terdepan saat balapan dan memperoleh tiga poin.

Mulai dari musim kedua, enam pebalap tercepat juga akan lanjut ke sesi kualifikasi berikutnya untuk menentukan enam posisi grid teratas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Damkar Turun Tangan Bantu Ambilkan Ponsel Pengemudi Ojol yang Tercebur ke Selokan

Damkar Turun Tangan Bantu Ambilkan Ponsel Pengemudi Ojol yang Tercebur ke Selokan

Megapolitan
DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

Megapolitan
12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

Megapolitan
Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Megapolitan
 52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

Megapolitan
Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Megapolitan
Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Megapolitan
Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Megapolitan
Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Megapolitan
Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

BrandzView
Motor Tabrakan dengan Mobil Boks di Perempatan TMP Taruna, Satu Meninggal Dunia

Motor Tabrakan dengan Mobil Boks di Perempatan TMP Taruna, Satu Meninggal Dunia

Megapolitan
Hasil Pembahasan di DPRD, Rancangan Anggaran DKI 2020 Defisit Rp 10 Triliun

Hasil Pembahasan di DPRD, Rancangan Anggaran DKI 2020 Defisit Rp 10 Triliun

Megapolitan
Pascakebakaran SMK Yadika 6, Wali Kota Bekasi Akan Cek Gedung-gedung Tinggi

Pascakebakaran SMK Yadika 6, Wali Kota Bekasi Akan Cek Gedung-gedung Tinggi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Gelontorkan Dana Tak Terduga untuk Pemulihan SMK Yadika 6

Pemkot Bekasi Akan Gelontorkan Dana Tak Terduga untuk Pemulihan SMK Yadika 6

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X