Akhir Pekan di Hutan Kota GBK, Warga Harus Bersabar karena Sedang Direnovasi

Kompas.com - 21/09/2019, 11:28 WIB
Urukan tanah di Hutan Kota Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat menandakan bahwa hutan tersebut sedang direnovasi dari September hingga Desember 2019. KOMPAS.com/BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARUrukan tanah di Hutan Kota Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat menandakan bahwa hutan tersebut sedang direnovasi dari September hingga Desember 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menghabiskan akhir pekan di Jakarta, tidak lengkap bila belum mengunjungi hutan kota atau Gelora Bung Karno Urban Forest.

Konsep natural yang disuguhkan benar-benar bisa menjadi tempat untuk berolahraga sambil wisata alam.

Apalagi lokasinya yang berada di tengah kota dapat dijangkau mudah dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Latar belakang gedung-gedung pencakar langit semakin membuat hutan kota ini unik sebab rindangnya pepohonan serta asrinya kolam ikan seakan menjadi pelipur lara setelah sepekan bekerja di wilayah kota Jakarta.

Beberapa fasilitas yang ada dalam hutan kota bisa membuat para pengunjung puas. Dari pintu gerbang yang menjadi akses pintu masuk dan keluar pengunjung, terdapat kios komersial, toilet publik, ruang ganti, kolam ikan, dan kafe.

Masuk ke area gedung dan taman, pengunjung akan disuguhkan dengan konsep seni bercampur suasana alam di hutan kota.

Terdapat taman ampiteater, kolam trembesi, dan plaza utama di dekat hutan kota. Ampiteater utama biasa digunakan untuk pertunjukan seni mulai dari seni tradisional hingga seni modern.

Tidak ketinggalan, jogging track untuk pengunjung juga terdapat di dalam dan luar area hutan kota.

Sedang direnovasi

Sayangnya, pengunjung harus bersabar untuk menikmati suasana ini. Sebab hutan kota kini sedang direnovasi guna memberikan pelayanan lebih bagi para pengunjung.

Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK) Winarto mengatakan renovasi akan selesai pada Desember 2019.

"Iya (direnovasi), mulainya dari Senin (16/9/2019) lalu ya diharapkan Desember nanti selesai bisa jadi lebih bagus lebih menarik," kata Winarto kepada Kompas.com, Sabtu (21/9/2019).

Terlihat beberapa alat berat, dan pekerja tengah sibuk melakukan tugasnya dalam merenovasi hutan kota.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Megapolitan
Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Megapolitan
Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Megapolitan
Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Megapolitan
Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Megapolitan
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Megapolitan
Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Megapolitan
Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Megapolitan
Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Megapolitan
Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Megapolitan
4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

Megapolitan
Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Megapolitan
Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Megapolitan
Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X