Pengelola Keluarkan Izin untuk Lomba Balap Mobil di Area GBK

Kompas.com - 21/09/2019, 17:17 WIB
Postingan dari founder IndoRunners yang menunjukan kawasan Gelora Bung Karno dipakai sebagai tempat balap mobil. Tangkapan layar dari akun instagram @rezapuspoPostingan dari founder IndoRunners yang menunjukan kawasan Gelora Bung Karno dipakai sebagai tempat balap mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi balap mobil yang digelar di kompleks Gelora Bung Karno sedang ramai diperbincangkan.

Kepala Unit Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Mulyani mengatakan dalam waktu dekat memang ada sebuah kegiatan balap mobil di dalam kompleks GBK.

Masih kata Mulyani, event itu sudah mengantongi izin dari pihak Gelora Bung Karno.


"Dari manajemen GBK itu kan kerjasamanya GBK mas, jadi selama ini sih memang dizinkan. Karena direksi kami kan waktu itu ada jumpa pers kan di Mandiri," kata Mulyani saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/9/2019).

Mulyani tidak menjelaskan dengan detail mengenai pelaksanaan lomba. Dirinya hanya menyebut lomba akan diselenggarakan pada awal Oktober 2019, sekitar tanggal 5-6 Oktober 2019.

Baca juga: Pengelola GBK: Mobil Balap di GBK Hanya Tes Kecepatan, Bukan Sedang Balapan

"Iya rencana itu (lomba) 5-6 Oktober 2019, tapi kemarin sudah jumpa pers mas Kamis kalau enggak salah," tutup Mulyani.

Sebelumya, komunitas lari IndoRunners, Reza Puspo, lewat akun Instagram miliknya @rezapuspo pada Jumat (20/9/2019) mengunggah video yang berisi mobil balap berjalan di kawasan GBK.

Dirinya pun memprotes aksi balapan itu, dengan menulis caption sebagai berikut:

"Hari Kamis 19 Sep 2019 kemarin di Lingkar Stadion Utama GBK ada latihan balap mobil yang menurut saya tidak pada tempatnya. Selain Lingkar tersebut tidak di desain untuk kebutuhan balap mobil, juga tidak sesuai dengan VISI dan MISi (kawasan) Gelora Bung Karno, yaitu (saya kutip dari https://gbk.id/visi-misi/)

VISI : "Menjadi salah satu kawasan olahraga terintegrasi yang modern, ramah lingkungan dan unggul di dunia". MISI: Melestarikan lingkungan Komplek Gelora Bung Karno sebagai paru-paru kota, sebagai ruang terbuka hijau, dan sebagai objek wisata dan prasarana komunikasi sosial." Tutup Reza.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahmad Syaikhu Harus Mundur dari DPR Setelah Sah Jadi Cawagub DKI

Ahmad Syaikhu Harus Mundur dari DPR Setelah Sah Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Besi Keropos dan Kelebihan Beban Kabel Diduga Jadi Penyebab Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk

Besi Keropos dan Kelebihan Beban Kabel Diduga Jadi Penyebab Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk

Megapolitan
Pemprov DKI: Baru 16 Persen Trotoar di Jakarta yang Ditata

Pemprov DKI: Baru 16 Persen Trotoar di Jakarta yang Ditata

Megapolitan
Nadiem Jadi Menteri, Pengemudi Ojol: Semoga Keluh Kesah Kita Mudah Didengar Pemerintah

Nadiem Jadi Menteri, Pengemudi Ojol: Semoga Keluh Kesah Kita Mudah Didengar Pemerintah

Megapolitan
Mahasiswa Bubar, Arus Lalu Lintas Sekitar Istana Merdeka Normal Kembali

Mahasiswa Bubar, Arus Lalu Lintas Sekitar Istana Merdeka Normal Kembali

Megapolitan
Anggota Grup WhatsApp Peluru Katapel Dicuci Otak soal Komunisme dan TKA China

Anggota Grup WhatsApp Peluru Katapel Dicuci Otak soal Komunisme dan TKA China

Megapolitan
Ma'ruf Amin Jadi Wakil Presiden, Tetangganya Berharap Abah Senantiasa Diberi Kesehatan

Ma'ruf Amin Jadi Wakil Presiden, Tetangganya Berharap Abah Senantiasa Diberi Kesehatan

Megapolitan
Usai Dilantik, Tak Ada Pengamanan Tambahan di Rumah Ma'ruf Amin di Koja

Usai Dilantik, Tak Ada Pengamanan Tambahan di Rumah Ma'ruf Amin di Koja

Megapolitan
Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Megapolitan
Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Megapolitan
Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Megapolitan
64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

Megapolitan
Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X