Selain Pedagang Teregistrasi, Hanya Pemegang KJP dan PJLP yang Bisa Belanja di JakGrosir

Kompas.com - 22/09/2019, 16:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai meresmikan JakGrosir di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu (22/9/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai meresmikan JakGrosir di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu (22/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya pedagang yang sudah teregistrasi dengan JakGrosir Kepulauan Seribu, pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan para Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) juga bisa mendapatkan harga murah di JakGrosir.

Sedangkan untuk konsumen atau masyarakat biasa secara perorangan tidak bisa berbelanja di JakGrosir.

"Yang bisa ngambil di sini itu pemilik KJP. Bisa ambil di sini. Kartu pekerja semua PJLP pokoknya semua pemegang kartu-kartu bisa masuk sini termasuk kartu yang sudah diregister tadi," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di JakGrosir, Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, Minggu (22/9/2019).

Ia menyebutkan, masyarakat biasa tidak bisa langsung mengambil dari JakGrosir lantaran Pemprov DKI Jakarta menjaga agar pedagang warung kecil atau UMKM tidak mati karena adanya JakGrosir di Pulau Seribu.

Baca juga: PMD Rp 166,6 Miliar PD Pasar Jaya Disetujui untuk Bangun Jakgrosir

"Jangan sampai konsumen kemudian langsung mengambil ke JakGrosir. JakgGrosir itu tetap dia sebagai grosir. Dulunya mereka harus mengambilnya ke daratan, biaya transportnya mereka yang menanggung. Sekarang biaya transportnya ditanggung oleh Pasar Jaya, sehingga mereka mendapatkan komoditas dengan harga yang sama ketika di daratan," ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengungkapkan, saat ini sudah ada 592 pedagang di sekitar Kepulauan Seribu yang teregistrasi di JakGrosir dan memegang kartu pedagang.

"Jadi ini kemudian menjadi kartu yang memang kita berikan pada pedagang. Tidung dan kepulauan lain yang juga sudah kita register, jadi kita ada pola kanvasing, jadi bisa by phone mereka kemudian mengorder barang di sini kita antar langsung ke pulau masing-masing. Dan ini sudah kita lakukan dari bulan Agustus kemarin," ucap Arief.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta membuka JakGrosir di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Tidung Kecil.

Baca juga: Ini Tujuan Pemprov DKI Resmikan JakGrosir di Pulau Seribu

Anies menyebut bahwa JakGrosir disediakan agar warga Kepulauan Seribu bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.

"Tujuan adanya JakGrosir ini adalah kebutuhan- kebutuhan pokok dari warga di Kepulauan Seribu akan bisa didapat dengan harga yang jauh lebih murah.

Dengan begitu, masyarakat yang ada di Kepulauan bisa menikmati kesetaraan seperti mereka yang tinggal di daratan Pulau Jawa," kata Anies.

Menurutnya, selama ini masyarakat Kepulauan Seribu mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang mahal karena biaya transportasi yang cukup tinggi yakni harus melintasi lautan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Megapolitan
Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Megapolitan
Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Megapolitan
10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

Megapolitan
Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Megapolitan
Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Megapolitan
Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Megapolitan
4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

Megapolitan
Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Megapolitan
Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Megapolitan
Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Megapolitan
Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X