Polisi Langsung Ledakkan Bom yang Ditemukan di Rumah Terduga Teroris Cilincing

Kompas.com - 23/09/2019, 15:05 WIB
Bom yang diamankan dari terduga teroris di Cilincing diledakan tak jauh dari lokasi kejadian, Senin (23/9/2019). KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIBom yang diamankan dari terduga teroris di Cilincing diledakan tak jauh dari lokasi kejadian, Senin (23/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi langsung melakukan disposal atau meledakkan bom aktif yang diamankan dari rumah pelaku terduga teroris di Jalan Belibis V, RT 13/RW 04, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23/9/2019).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, alasan dilakukan disposal ialah bom tersebut berdaya ledak tinggi dan sangat sensitif.

"Tadi yang diledakkan itu (bom) yang sudah jadi dan siap ledak. Yang kami temukan di TKP  itu 0,5 kilogram dengan suara seperti itu dan itu sangat sensitif," kata Budhi di lokasi.

Budhi juga menjelaskan bahwa jenis bom yang ditemukan bertipe treeasseton threeperoksida (TATP).

Baca juga: Terduga Teroris di Cilincing Akan Ledakkan Bom di Kantor Polisi

"Jadi ini jenis bom dan biasanya TATP itu yang kecil saja, itu sudah high explosive," ujar Budhi

"Kalau ini, tadi hasil penelitian TATP-nya cukup banyak dan besar-besar sehingga kami bisa rasakan daya ledak yang dihasilkan oleh bom tadi cukup besar," katanya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menggeledah sebuah rumah terduga teroris di Cilincing.

Dari rumah terduga teroris bernama Arshad tersebut ditemukan berbagai bahan pembuat bom.

Selain itu ditemukan juga sebuah bom aktif yang kemudian di-disposal oleh tim Densus 88 di sebuah lahan kosong yang berada tak jauh dari lokasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Megapolitan
Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Megapolitan
Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Megapolitan
Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Megapolitan
Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Megapolitan
PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

Megapolitan
Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Megapolitan
Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Megapolitan
Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Megapolitan
BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

Megapolitan
Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Megapolitan
Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Megapolitan
Ini Tiga Poin Kesepakatan Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid

Ini Tiga Poin Kesepakatan Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, 10 Oknum Satpol PP Resmi Dipecat

Diduga Bobol ATM, 10 Oknum Satpol PP Resmi Dipecat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X