Ayah Terduga Teroris di Cilincing Mengaku Jarang Berinteraksi dengan Putranya

Kompas.com - 23/09/2019, 16:27 WIB
Polisi Akan Keluarkan Bom Aktif dari Rumah Terduga Teroris di Cilincing, Warga Diminta Menjauh Dari Lokasi KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPolisi Akan Keluarkan Bom Aktif dari Rumah Terduga Teroris di Cilincing, Warga Diminta Menjauh Dari Lokasi

JAKARTA, KOMPAS.com - AG (69), ayah dari pelaku terduga teroris di Jalan Belibis V, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara mengatakan dirinya jarang berinteraksi dengan putra ke-9 nya tersebut.

AG menjelaskan bahwa anaknya yang bernama MA tersebut sangat pendiam.

"Kalau ngobrol itu jarang sekali karena orangnya tertutup, kalau ditanya juga mau kemana? Diam saja jalan, ngeluyur saja, enggak jawab," kata AG epada wartawan, Senin (23/9/2019).

Saat di rumah, anaknya tersebut juga hanya berdiam diri di lantai dua rumah tanpa melakukan apa-apa.

AG menyampaikan anaknya itu hanya keluar rumah ketika bekerja dan pergi ke pengajian setiap malam minggu.

Baca juga: Terduga Teroris di Cilincing Beli Bahan Pembuat Bom secara Online

"Selain kerja, diam saja di rumah," tutur AG.

Adapun MA diamankan Tim Densus 88 sebagai terduga teroris. Dari kediaman MA, polisi menemukan berbagai barang bukti untuk merakit alat peledak.

Polisi juga menemukan sebuah peledak aktif berjenis Treeasseton Threeperoksida (TATP) seberat 500 gram dari rumahnya.

Selain itu polisi menemukan sepucuk surat pamitan dari kediaman MA. Dalam surat itu MA menuliskan bahwa ia akan meledakkan bom di kantor polisi.

Dari barang bukti yang ditemukan beserta surat itu, polisi menduga bahwa MA yang tergabung dengan jaringan teroris JAD akan segera melakukan aksinya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Depok Usulkan PSBB di Bodebek agar Pembatasan Angkutan Umum Terintegrasi

Wali Kota Depok Usulkan PSBB di Bodebek agar Pembatasan Angkutan Umum Terintegrasi

Megapolitan
UPDATE : 30.802 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 949 Orang Positif

UPDATE : 30.802 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 949 Orang Positif

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Bekasi Terus Bertambah, Kini Ada 70 Pasien yang Positif

Kasus Covid-19 di Bekasi Terus Bertambah, Kini Ada 70 Pasien yang Positif

Megapolitan
Pemkot Depok Klaim Berkas Usulan PSBB Sudah Lengkap

Pemkot Depok Klaim Berkas Usulan PSBB Sudah Lengkap

Megapolitan
Pemkot Tangsel Segera Ajukan PSBB, Anggaran Disiapkan Rp 100 Milar

Pemkot Tangsel Segera Ajukan PSBB, Anggaran Disiapkan Rp 100 Milar

Megapolitan
UPDATE: 150 Tenaga Kesehatan di DKI Positif Virus Corona, 2 Orang Meninggal

UPDATE: 150 Tenaga Kesehatan di DKI Positif Virus Corona, 2 Orang Meninggal

Megapolitan
Sidang Perdana Kasus Penusukan Wiranto Digelar di PN Jakbar Secara Online

Sidang Perdana Kasus Penusukan Wiranto Digelar di PN Jakbar Secara Online

Megapolitan
3.630 Orang Jalani Rapid Test Covid-19 di Depok, 176 Orang Positif

3.630 Orang Jalani Rapid Test Covid-19 di Depok, 176 Orang Positif

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Depok: Pasien Sembuh Bertambah 1, 2 Suspect Meninggal dalam Sehari

[UPDATE] Covid-19 di Depok: Pasien Sembuh Bertambah 1, 2 Suspect Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
Polda Metro Sebut Angka Kejahatan di Jakarta Turun Selama Pandemi Covid-19

Polda Metro Sebut Angka Kejahatan di Jakarta Turun Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Siapkan 20 Pos 'Check Point' untuk Awasi Jumlah Penumpang Kendaraan

Polda Metro Siapkan 20 Pos "Check Point" untuk Awasi Jumlah Penumpang Kendaraan

Megapolitan
Di Bekasi, Warga yang Keluar Rumah di Atas Pukul 21.00 Akan Dibawa ke Rumah Singgah Dekat Kuburan

Di Bekasi, Warga yang Keluar Rumah di Atas Pukul 21.00 Akan Dibawa ke Rumah Singgah Dekat Kuburan

Megapolitan
Buruh di Bekasi yang Terancam Kena PHK Akan Diberikan Dana Stimulan

Buruh di Bekasi yang Terancam Kena PHK Akan Diberikan Dana Stimulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 1.632 Orang Positif, 82 Sembuh, 149 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 1.632 Orang Positif, 82 Sembuh, 149 Meninggal

Megapolitan
UPDATE Pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso, 9 Orang Positif dan 17 PDP

UPDATE Pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso, 9 Orang Positif dan 17 PDP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X