Penggerebekan Terduga Teroris di Cilincing dan Cerita Iron-Man

Kompas.com - 24/09/2019, 08:25 WIB
Bom yang diamankan dari terduga teroris di Cilincing diledakan tak jauh dari lokasi kejadian, Senin (23/9/2019). KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIBom yang diamankan dari terduga teroris di Cilincing diledakan tak jauh dari lokasi kejadian, Senin (23/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat warga sibuk dengan aktivitas di awal pekan, kondisi berbeda terjadi di Cilincing, Jakarta Utara. Pada sekitar pukul 05.00 WIB, Tim Detasemen Khusus Antiteror Mabes Polri atau yang dikenal dengan Densus 88 mendatangi sebuah rumah di Jalan Belibis V, Semper Barat, Cilincing.

AG (69), sang tuan rumah, tak menyangka rumahnya didatangi tim anti teror. Apa lagi ketika mendengar nama anaknya yang ke-9, MA (20), disebut sebagai terduga teroris dan diamankan polisi.

Didampingi Sekretaris RT 013/RW 004, Evie, Tim Densus 88 menggeledah rumah AG. Di lantai pertama mereka tidak menemukan apa-apa. Mereka lalu melangkah ke lantai dua di mana kamar MA berada.

Baca juga: Terduga Teroris di Cilincing Beli Bahan Pembuat Bom secara Online

Di sanalah MA menyembunyikan berbagai bahan pembuat bom. Densus 88 menemukan cairan H2O2, asam sulfat, serbuk putih, dan sejumlah barang lain.

Perhatian Evie tertuju ke sebuah botol air minum yang berada di dalam lemari milik MA. Hatinya bertanya-tanya, kenapa botol berisi semacam cairan itu menjadi sasaran polisi.

Salah seorang anggota Densus 88 mengatakan,  itu adalah jenis bom berdaya ledak tinggi

"( Bom) ada di dalam gelas tupperware gitu, 'Ini bu kalau kesenggol langsung meledak tiga rumah'," kata Evie sambil menirukan ucapan anggota Densus 88 usai penggeledahan di kawasannya, Senin (23/9/2019).

Evie terperanjat. Tak pernah menyangka ia bakal melihat langsung alat yang bisa membunuh puluhan bahkan ratusan orang dengan satu ledakan.

Satu hal terlintas di pikirannya. Rumah itu ditinggali banyak orang, termasuk anak-anak kecil.

"Di rumah dia (terduga teroris) tinggal sama keponakan-keponakannya. Kalau keponakannya masuk-masuk terus nyenggol (lemari) ini gimana," ujar Evie.

Belum lepas pikirannya dari bom tersebut, Tim Densus 88 menunjukkan dua lembar kertas kepada Evie. Satu kertas bertuliskan kalimat tauhid berbentuk seperti bendera ISIS.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X