Berbondong-bondong ke Gedung DPR, Mahasiswa Padati Stasiun Manggarai

Kompas.com - 24/09/2019, 14:18 WIB
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek memadati KRL di stasiun Tanah Abang untuk menuju ke DPR, Selasa (24/9/2019). KOMPAS.com/BAMBANG JATMIKOMahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek memadati KRL di stasiun Tanah Abang untuk menuju ke DPR, Selasa (24/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa dari berbagai universitas memadati Stasiun Manggarai siang ini, Selasa (24/9/2019). Dengan Commuterline, mereka ingin menuju Gedung DPR RI dan bergabung dalam aksi demo mahasiswa lain. 

Mereka mengenakan almamater kampusnya masing-masing. Pantauan Kompas.com, sejumlah mahasiswa memakai almamater berwarna biru, oranye, dan juga biru tua. Mereka memenuhi peron 5 untuk menunggu KRL relasi Tanah Abang.

Sejumlah mahasiswa menyanyikan yel-yel selama perjalanan menuju Gedung DPR itu. Sejauh ini, para mahasiswa yang akan berdemo di depan Gedung DPR menggunakan transportasi umum KRL dengan tertib.

Baca juga: Mahasiswa dari Berbagai Kampus Gelar Aksi hingga Merapat ke Senayan

Stasiun Manggarai menjadi stasiun transit para mahasiswa dari Bodetabek untuk menuju Jakarta. Selain Manggarai, sejumlah stasiun memang dipadati mahasiswa yang ingin berdemo di depan Gedung DPR. Stasiun lain yang tidak kalah penuh adalah Stasiun Palmerah.

Stasiun Palmerah diketahui menjadi salah satu titik kumpul mahasiswa sebelum mereka bersama-sama menuju gedung DPR.

Mereka akan menggelar aksi besar-besaran hari ini untuk menuntut dibatalkannya UU KPK dan RKUHP.

Mahasiwa menegaskan bahwa aksi unjuk rasa mereka sama sekali tidak terkait upaya untuk menggagalkan pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober nanti.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X