Banyak Demonstran di Sekitar Lokasi, Stasiun Palmerah Sementara Ditutup

Kompas.com - 24/09/2019, 22:44 WIB
Kebakaran di halaman Pos Polisi Stasiun Palmerah dan pekat asap gas air mata terpantau langsung dari Menara Kompas, Selasa (24/9/2019), sekitar pukul 21.20 WIB. KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANIKebakaran di halaman Pos Polisi Stasiun Palmerah dan pekat asap gas air mata terpantau langsung dari Menara Kompas, Selasa (24/9/2019), sekitar pukul 21.20 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menutup sementara Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat.

Kepala Humas PT KAI Eva Chairunisa mengatakan, penutupan dilakukan karena banyaknya kegiatan masyatakat di sekitar Gedung DPR RI.

"Kondisi ini mengakibatkan perjalanan kereta api di Stasiun Palmerah mulai pukul 21.55 WIB dihentikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Stasiun juga ditutup untuk sementara," kata Eva dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/9/2019).

Penutupan dilakukan untuk mengindari hal-hal yang mengancam keselamatan pengguna jasa KRL.

"PT KAI mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak melakukan pengrusakan fasilitas Stasiun dan Kereta Api," ujar Eva.

Baca juga: Polisi Halau Massa Mahasiswa di Stasiun Palmerah dengan Gas Air Mata

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan pantauan dari Menara Kompas, Hingga lewat pukul 21.30 WIB, tembakan gas air mata masih terus terlontar dari dalam pagar Gedung DPR yang menghadap ke persimpangan rel menuju kawasan Palmerah, di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Pusat.

Serentetan tembakan gas air mata bahkan sampai menjangkau area apartemen Permata Senayan, yang tepat bersebelahan dengan Menara Kompas. Tidak hanya satu dua. Lontaran gas air mata sudah sep

Sebelumnya, api berkobar tampak terlihat di halaman Pos Polisi Stasiun Palmerah, di persimpangan jalan tersebut. Asap hitam mengiringi kebakaran itu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simulasi Sekolah Tatap Muka di Depok Dimulai Besok

Simulasi Sekolah Tatap Muka di Depok Dimulai Besok

Megapolitan
Keributan di Hankam Cibubur, Polisi Sebut 4 Korban Terluka akibat Disabet Senjata Tajam

Keributan di Hankam Cibubur, Polisi Sebut 4 Korban Terluka akibat Disabet Senjata Tajam

Megapolitan
Bazar 8 Kecamatan di Jakarta Pusat Raih Omzet Rp 167 Juta dalam Dua Hari

Bazar 8 Kecamatan di Jakarta Pusat Raih Omzet Rp 167 Juta dalam Dua Hari

Megapolitan
Kawasan Pecinan Glodok Akan Ditata, Diharapkan Jadi Lokasi Wisata Sejarah

Kawasan Pecinan Glodok Akan Ditata, Diharapkan Jadi Lokasi Wisata Sejarah

Megapolitan
Demo di Gedung KPK, BEM SI Sebut Polisi Represif hingga Jokowi Lepas Tanggung Jawab

Demo di Gedung KPK, BEM SI Sebut Polisi Represif hingga Jokowi Lepas Tanggung Jawab

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Bersiaga Hadapi Lonjakan Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Bersiaga Hadapi Lonjakan Gelombang Ketiga

Megapolitan
44 Kantor Kelurahan di Jakarta Pusat Kekurangan Pegawai

44 Kantor Kelurahan di Jakarta Pusat Kekurangan Pegawai

Megapolitan
Politisi PDI-P: Penetapan Jadwal Paripurna Bahas Hak Interpelasi Formula E Sesuai Aturan

Politisi PDI-P: Penetapan Jadwal Paripurna Bahas Hak Interpelasi Formula E Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi Tangkap Begal yang Kerap Ancam Korban Pakai Senpi dan Senjata Tajam di Cikarang

Polisi Tangkap Begal yang Kerap Ancam Korban Pakai Senpi dan Senjata Tajam di Cikarang

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Tewasnya Anak dan Ibu di Rumah di Depok

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Tewasnya Anak dan Ibu di Rumah di Depok

Megapolitan
Kuasa Hukum MS: LPSK Nyatakan Korban Kasus Pelecehan KPI Mengidap Paranoid

Kuasa Hukum MS: LPSK Nyatakan Korban Kasus Pelecehan KPI Mengidap Paranoid

Megapolitan
Kuasa Hukum: RS Polri Nyatakan Korban Pelecehan Seksual di KPI Alami Guncangan Mental hingga Depresi

Kuasa Hukum: RS Polri Nyatakan Korban Pelecehan Seksual di KPI Alami Guncangan Mental hingga Depresi

Megapolitan
Luka Bakar Masih Basah, Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Luka Bakar Masih Basah, Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Megapolitan
BEM SI Tegaskan Akan Kembali Berdemo di KPK dengan Jumlah Massa Lebih Besar

BEM SI Tegaskan Akan Kembali Berdemo di KPK dengan Jumlah Massa Lebih Besar

Megapolitan
Sambut Hari Rabies, 86 Ekor Hewan Disuntik Gratis di Dinas KPKP DKI Jakarta

Sambut Hari Rabies, 86 Ekor Hewan Disuntik Gratis di Dinas KPKP DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.