Jalan Gelora di Belakang DPR RI Masih Ditutup Usai Kerusuhan Semalam

Kompas.com - 25/09/2019, 13:27 WIB
Jalan Gelora di belakang kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, ditutup barrier beton pada Rabu (25/9/2019) siang. Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARJalan Gelora di belakang kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, ditutup barrier beton pada Rabu (25/9/2019) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Akses menuju Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, melalui pintu belakang lewat Jalan Gelora dari arah Palmerah masih di tutup untuk umum pada Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 12.00 WIB. Jalan ditutup dengan pembatas beton. 

Namun orang masih bisa ke Gedung DPR/MPR lewat jalan itu dari arah Jalan Asia Afrika.

Sementara itu puksesmas dan kantor Kelurahan Gelora beroperasi seperti biasa. Begitu pun kegiatan belajar mengajar di SMAN 24 Jakarta yang terletak di jalan tersebut.

Baca juga: Massa Demonstran Bakar Sejumlah Barang di Jalan Gelora


Penjagaan oleh aparat kepolisian dan TNI tampak ketat di lokasi itu. Mobil taktis polisi diparkir di Jalan Gelora menghadap ke Jalan Asia Afrika. Kendaraan itu diparkir di depan Lapangan Tembak.

Pintu masuk DPR lewan Jalan Gelora masih dijaga ketat petugas pengamanan dalam (Pamdal) DPR.

Di sekitar lokasi itu sisa-sisa gas air mata masih terasa. 

Unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR kemarin berujung rusuh. Kerusuhan terjadi di kawasan sekitar kompleks DPR, mulai dari pintu utama Gedung DPR/MPR di  Jalan Gatot Subroto, Stasiun Palmerah, Jalan Gelora, Taman Ria Senanyan, hingga Semanggi.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Megapolitan
Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X