Kompas.com - 26/09/2019, 20:09 WIB
Jalan RE Martadinata lumpuh akibat kenakaran di samping Stasiun Ancol, Jakarta Utara pada Kamis (26/9/2019) malam. KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIJalan RE Martadinata lumpuh akibat kenakaran di samping Stasiun Ancol, Jakarta Utara pada Kamis (26/9/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran yang terjadi di samping Stasiun Ancol, Jakarta Utara, Kamis (26/9/2019) malam, membuat jalan RE Martadinata dari arah Tanjung Priok menuju Ancol lumpuh.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada pukul 19.30 WIB, jalan tak bisa dilewati pengendara akibat sejumlah mobil pemadam kebakaran yang semakin bertambah tampak memenuhi jalan.

Selain itu, beberapa pengendara sepeda motor tampak sengaja berhenti di dekat lokasi untuk mengabadikan gambar api yang menyala.

Sejumlah petugas dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, sekuriti stasiun dan anggota Satpol PP dibantu warga sekitar membantu mengatur lalu lintas.

Terkadang teriakan warga terdengar saat beberapa pengendara sepeda motor berhenti untuk mengambil gamar.

"Woy jangan berhenti woy, maju aja jangan bikin macet," ujarnya.

Saat ini lalu lintas di Jalam RE Martadinata tampak dialihkan menuju jalan Lodan Raya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, hanya sepeda motor yang bisa melintas. Sementara mobil pribadi dan truk terpaksa tertahan sambil menunggu proses pemadaman selesai.

Berdasarkan keterangan sekuriti Stasiun Ancol, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kebakaran sekitar setengah jam yang lalu," ujarnya sambil mengatur lalu lintas.

Ia mengaku, tidak begitu mengetahui apa yang menyebabkan ruko semi permanen itu terbakar.

"Tiba-tiba aja sudah gede," ucapnya.

Berdasarkan pantauan, api tampaknya sudah mulai bisa dipadamkan. Meski begitu, para petugas pemadam kebakaran dibantu warga sekitar masih menyiram bangunan yang terbakar agar api tidak kembali berkobar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

Megapolitan
Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.