Situasi Dinilai Tak Kondusif, Ojol Tak Berencana Demo ke DPR Hari Ini

Kompas.com - 27/09/2019, 08:46 WIB
Aksi demonstrasi yang digelar pengemudi Gojek di depan gedung Kedubes Malaysia, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONAksi demonstrasi yang digelar pengemudi Gojek di depan gedung Kedubes Malaysia, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar tentang rencana aksi unjuk rasa para pengendara ojek online atau ojol di depan Gedung DPR pada Jumat (27/9/2019) ini beredar Kamis kemarin.

Namun, Ketua Presidium Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono membatah hal itu. Ia mengatakan, belum ada rencana aksi unjuk rasa para pengendara ojol ke Gedung DPR pada hari ini

"Iya belum (ada rencana aksi)," kata Igun melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Ada Demo Ojol di Kedubes Malaysia, Jalan Rasuna Said Macet

Igun menyampaikan, Jakarta saat ini sedang dalam kondisi kurang kondusif. Ia tidak mau rekan-rekan ojek online jadi korban jika memutuskan turun ke jalan

"Jakarta sedang siaga 1. Ojol (ojek online) tahan diri dulu. Jangan sampai ojol ada yang jadi korban jika turun aksi," ucap Igun.

Wacana demo itu memang santer terdengar dari mulut ke mulut. Tidak diketahui apa yang ingin dituntut para pengendara ojek online kepada anggota Dewan.

Pertanyaan mengenai tuntutan yang saat ini diinginkan para ojek online pun tidak di jawab oleh Igun.

Dalam pekan ini, yaitu tanggal 24 dan 25 September, terjadi aksi demonstrasi yang berujung urush di sekitar Gedung DPR/MPR RI . Pada tanggal 24 September aksi dilakukan oleh para mahasiswa yang menolak Undang-Undang KPK dan RKUHP. Demonstrasi itu berujung kerusuhan pada sore hingga malam hari. Beberapa mahasiswa dan anggota polisi terluka.

Pada tanggal 25 September demonstrasi dilakukan oleh pelajar, juga di sekitar Gedung DPR. Tidak diketahui apa yang ingin mereka tuntut. Namun, kerusuhan langsung pecah pada siang hingga malam hari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X