Kompas.com - 28/09/2019, 12:46 WIB
Massa yang mengatasnamakan mujahid 212 menggelar aksi unjuk rasa di bawah patung kuda Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019). Ini dilakukan setelah jalan menuju istana Negara diblokade polisi. KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIMassa yang mengatasnamakan mujahid 212 menggelar aksi unjuk rasa di bawah patung kuda Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019). Ini dilakukan setelah jalan menuju istana Negara diblokade polisi.

JAKARTA PUSAT,KOMPAS.com - Massa yang menamakan diri Mujahid 212 menggelar aksi unjuk rasa di bawah patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019).

Aksi ini dilakukan setelah jalan menuju Istana Negara diblokade polisi.

Pantuan Kompas.com, massa telah berkumpul di patung kuda sejak 11:00 WIB. Mereka langsung memadati kawasan Monas dan sekitarnya seiring membentangkan bendera di jembatan penyeberangan orang (JPO).

Mereka tertahan untuk menuju Istana Negara karena jalan yang diblokade polisi dengan menggunakan kawat berduri dan dijaga dua mobil Barakuda.

Baca juga: Massa Mujahid 212 Mulai Bergerak Mendekati Istana Negara

Sementara, polisi dengan perlengkapan keamanan lengkap masih berjaga-jaga.

Hal itu membuat massa menggelar aksi unjuk rasa patung kuda. Sebelum menggelar aksinya, mereka mengawalinya dengan doa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aksinya ini adalah aksi damai. Agar Indonesia damai. Selamatkan NKRI," teriak seorang orator yang berada di atas mobil.

Nantinya, aksi tersebut juga tak akan berlangsung lama. Kepada massa yang hadir, orator mengingatkan setelah unjuk rasa akan bergerak ke Masjid Istiqlal sebelum akhirnya kembali pulang.

"Jadi usai ini kita berjalan ke Masjid Istiqlal. Kemudian bisa pulang ke rumah masing-masing," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Megapolitan
Pagi yang Menghebohkan di Cawang, Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Pagi yang Menghebohkan di Cawang, Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Megapolitan
Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Megapolitan
Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Megapolitan
Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Megapolitan
WN Nigeria Tersangka Kasus Penipuan Modus Jual Black Dollar Mengaku Sudah 3 Tahun di Indonesia

WN Nigeria Tersangka Kasus Penipuan Modus Jual Black Dollar Mengaku Sudah 3 Tahun di Indonesia

Megapolitan
Saat Transjakarta dan LRT Jabodebek Alami Kecelakaan pada Hari yang Sama...

Saat Transjakarta dan LRT Jabodebek Alami Kecelakaan pada Hari yang Sama...

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tambah 3 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 25 Oktober: Tambah 3 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok Disertai Ujaran Kebencian Massa, Polisi Diminta Turun Tangan

Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok Disertai Ujaran Kebencian Massa, Polisi Diminta Turun Tangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan hingga Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan hingga Malam

Megapolitan
Polisi Gencar Gerebek Kantor Pinjol Ilegal, Para 'Debt Collector' Kini Kerja di Kamar Kos

Polisi Gencar Gerebek Kantor Pinjol Ilegal, Para "Debt Collector" Kini Kerja di Kamar Kos

Megapolitan
Masih Sosialisasi, Polisi Mulai Tilang Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kamis

Masih Sosialisasi, Polisi Mulai Tilang Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kamis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.