Massa Mujahid 212 Bubar, Jalan Medan Merdeka Dibuka

Kompas.com - 28/09/2019, 13:39 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf usai mengamankan aksi mujahid 212 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019) KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIDirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf usai mengamankan aksi mujahid 212 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019)

JAKARTA PUSAT, KOMPAS.com - Kepolisian kembali membuka jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019) siang, setelah massa Mujahid 212 membubarkan diri seusai berunjuk rasa.

"Iya ini sudah mulai kita buka," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf di lokasi.

Selain membuka jalan, kata Yusuf, pihaknya juga meminta para pedagang kaki lima yang sempat memanfaatkan keramaian aksi untuk meninggalkan tempat.

Massa yang memarkirkan kendaraannya di jalan tersebut juga diminta memindahkan ke tempat parkir umum.

Pantauan Kompas.com, saat ini jalan dari arah Medan Merdeka Utara menuju Sudirman dan jalur sebaliknya sudah dapat dilalui kendaraan.

Begitu pun dari arah Tanah Abang untuk menuju Medan Merdeka Selatan.

Sementara massa Mujahid 212 sudah menuju ke Masjid Istiqlal untuk melakukan shalat dzuhur sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Sedianya, aksi akan dilakukan di depan Istana Negara. Namun, jalan menuju Istana Negara diblokade polisi.

Akhirnya, massa menggelar aksi unjuk rasa di bawah patung kuda.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

Megapolitan
Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

Megapolitan
Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Megapolitan
Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Megapolitan
Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Megapolitan
Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X