Situasi Palmerah Terkini Pukul 20.20, Jalan Tentara Pelajar Sudah Bisa Dilalui

Kompas.com - 30/09/2019, 21:08 WIB
Kondisi jalan Tentara Pelajar kembali kondusif pasca aparat memukul mundur massa demonstran pada Senin (30/9/2019) malam Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKondisi jalan Tentara Pelajar kembali kondusif pasca aparat memukul mundur massa demonstran pada Senin (30/9/2019) malam


JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tentara Pelajar dari arah Patal Senayan menuju Slipi sudah bisa dilalui oleh masyarakat.

Pantuan Kompas.com sekitar pukul 20.20 WIB, beberapa kendaran sudah diperbolehlan kembali melintas.

Sebelumnya, massa pelajar sempat memblokade jalan. Mereka juga turut menyerang polisi dengan batu, petasan dan benda-benda lainnya.

Namun, setelah aparat mendorong massa ke arah Senayan, mereka lantas membubarkan diri dan terpencar.

Baca juga: Sempat Kondusif, Massa Malah Tembakkan Petasan Lagi di Kawasan Semanggi

Begitu pula massa yang menyerang aparat dari arah Palmerah ke Slipi, mereka juga berhasil dipukul mundur dan membuat lalu lintas berangsur normal.

Setelah situasi kondusif, terlihat banyak batu-batu berserakan di jalan. Masyarakat diimbau berhati-hati saat melewati Jalan Tentara Pelajar.

Sementara itu, pelintasan kereta api dari arah Tanah Abang menuju Serpon dan sebaliknya hingga pukul 20.46 WIB belum juga beroperasi.

Baca juga: Perjalanan KRL Tanah Abang-Palmerah dan Sebaliknya Dibatalkan Hingga Jadwal Terakhir

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X