KILAS METRO

Dompet Dhuafa Kenalkan Konsep Wakaf Kepada Milenial

Kompas.com - 01/10/2019, 09:34 WIB
Dompet Dhuafa sosialisasikan ajakan berwakaf di CFD Jakarta Minggu (29/9/2019). dok. Dompet DhuafaDompet Dhuafa sosialisasikan ajakan berwakaf di CFD Jakarta Minggu (29/9/2019).

KOMPAS.com - Dompet Dhuafa menggelar kampanye bertajuk "WakeUp! Wakaf". Aktivitas ini diselenggarakan untuk meluruskan kesalahan persepsi tentang konsep wakaf, khususnya kepada kaum milenial.

Kampanye ini dilaksanakan di Jakarta berbarengan dengan kegiatan hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) pada Minggu (29/9/2019) kemarin.

Direktur Wakaf Dompet Dhuafa Yuniarko mengatakan, wakaf tidak hanya terpaku pada masjid, makam dan madrasah (3M) saja, melainkan bisa diterapkan dalam berbagai bentuk.

"Tak perlu mahal, seharga secangkir kopi pun sudah berarti," ucap dia sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Senin (30/9/2019).

Baca juga: Berdayakan Masyarakat, Dompet Duafa Perkuat Jaringan Mitra di Daerah

Sebagai informasi, kampanye WakeUp!Wakaf di CFD kemarin diisi dengan berragam kegiatan menarik, antara lain zumba, pantomim, konsultasi dan cek kesehatan gratis, pawai, talkshow hingga games seru.

Di sana Dompet Dhuafa turut mengajak influencer Fairuz A Rafiq untuk lebih luas mengenalkan wakaf dimulai dari manfaatnya hingga cara berwakaf.

"Nah selama ini dalam pemikiran kita wakaf itu untuk orang tua saja dan tidak untuk anak muda. Padahal tidak begitu, kita yang muda juga dapat melakukannya," ujar Fairuz.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Megapolitan
Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

Megapolitan
Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Megapolitan
Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

Megapolitan
LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

Megapolitan
Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

Megapolitan
Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

Megapolitan
Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

Megapolitan
Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Tahun Depan, KRL Ditargetkan Hanya Terjadi 50 Kali Gangguan

Tahun Depan, KRL Ditargetkan Hanya Terjadi 50 Kali Gangguan

Megapolitan
Bocah Berkebutuhan Khusus Tewas Terbakar karena Dipasung, F-PSI: Dinsos Semestinya Tak Lepas Tangan

Bocah Berkebutuhan Khusus Tewas Terbakar karena Dipasung, F-PSI: Dinsos Semestinya Tak Lepas Tangan

Megapolitan
LRT Jakarta Ditargetkan Sudah Sampai Jakarta International Stadium pada 2022

LRT Jakarta Ditargetkan Sudah Sampai Jakarta International Stadium pada 2022

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X