Kompas.com - 01/10/2019, 17:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Aliansi BEM Seluruh Indonesia (SI), Muhammad Nurdiansyah mengatakan, gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa selama sepekan belakangan bukan hanya terkait isi Rancangan KUHP dan hasil revisi UU KPK yang telah disahkan.

"Ya, itu (isu RKUHP dan UU KPK) menjadi bagian dari narasi yang kami angkat, tapi tidak sepenuhnya kami angkat hal itu," ujar Nurdiansyah kepada wartawan di sela-sela aksi damai mahasiswa di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

Dia mengatakan, isu-isu lokal di berbagai daerah juga juga turut diangkat dalam berbagai unjuk rasa yang digelar BEM  Seluruh Indonesia. 

Baca juga: Presiden Jokowi Ajak Mahasiswa Bertemu, BEM UNJ Ingin di Forum Terbuka

"Isu-isu daerah juga harus kami angkat. Jangan sampai kondisi nasional sekarang tertutup dengan isu RKUHP dan RUU KPK. Masih banyak isu-isu daerah tentang diskriminasi, konflik agraria, pembakaran hutan yang belum tuntas sampai detik ini dan belum disikapi serius oleh pemerintah," kata dia.

Nurdiansyah menambahkan, aksi unjuk rasa dan sikap Aliansi BEM SI bukan merupakan sikap keseluruhan mahasiswa di Indonesia.

"BEM SI hanya bagian dari aliansi mahasiswa lainnya di Indonesia yang terdiri dari beberapa gabungan gerakan mahasiswa lain. BEM SI hanya bagian dari aliansi terkecil," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabodetabek Tak Termasuk, Ini 11 Wilayah yang Wajib Pakai MyPertamina Buat Beli Pertalite dan Solar

Jabodetabek Tak Termasuk, Ini 11 Wilayah yang Wajib Pakai MyPertamina Buat Beli Pertalite dan Solar

Megapolitan
Polisi Ungkap Identitas Mayat Dalam Karung yang Ditemukan di Kali Pesanggrahan

Polisi Ungkap Identitas Mayat Dalam Karung yang Ditemukan di Kali Pesanggrahan

Megapolitan
Holywings Pondok Indah Luput dari Daftar Penyegelan, Pemprov DKI Akan Cek ke Lokasi

Holywings Pondok Indah Luput dari Daftar Penyegelan, Pemprov DKI Akan Cek ke Lokasi

Megapolitan
2 dari 3 Outlet Holywings di Kabupaten Tangerang Disebut Masih Memproses Izin Usaha

2 dari 3 Outlet Holywings di Kabupaten Tangerang Disebut Masih Memproses Izin Usaha

Megapolitan
Roy Suryo Mengaku Akan Diperiksa Besok soal Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Roy Suryo Mengaku Akan Diperiksa Besok soal Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Megapolitan
Tandon Air Proyek LRT yang Jebol hingga Lukai 5 Orang Dipasangi Garis Polisi

Tandon Air Proyek LRT yang Jebol hingga Lukai 5 Orang Dipasangi Garis Polisi

Megapolitan
Kasus Unggahan Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo: Saya Apresiasi...

Kasus Unggahan Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo: Saya Apresiasi...

Megapolitan
3 Holywings di Kabupaten Tangerang yang Ditutup Berada di Gading Serpong, BSD, dan Karawaci

3 Holywings di Kabupaten Tangerang yang Ditutup Berada di Gading Serpong, BSD, dan Karawaci

Megapolitan
Harga Cabai di Jakarta Tinggi dalam Dua Pekan Terakhir, Stabil di Angka Rp 100.000

Harga Cabai di Jakarta Tinggi dalam Dua Pekan Terakhir, Stabil di Angka Rp 100.000

Megapolitan
3 'Outlet' Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Bupati: Itu Selamanya, Permanen

3 "Outlet" Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Bupati: Itu Selamanya, Permanen

Megapolitan
3 Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Bupati: Ganggu Ketertiban Umum

3 Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Bupati: Ganggu Ketertiban Umum

Megapolitan
Langgar Perda dan Perwal, Holywings Bekasi Resmi Disegel Satpol PP

Langgar Perda dan Perwal, Holywings Bekasi Resmi Disegel Satpol PP

Megapolitan
Sosok Sunny Tanuwidjaja yang Tinggalkan PSI demi Dukung Anies, Pernah Terseret Kasus Reklamasi

Sosok Sunny Tanuwidjaja yang Tinggalkan PSI demi Dukung Anies, Pernah Terseret Kasus Reklamasi

Megapolitan
Mayat Pria Dalam Karung di Kali Pesanggrahan Dipastikan Korban Pembunuhan

Mayat Pria Dalam Karung di Kali Pesanggrahan Dipastikan Korban Pembunuhan

Megapolitan
Jejak Politik Sunny Tanuwidjaja, Dulu Orang Dekat Ahok, Kini Dukung Anies

Jejak Politik Sunny Tanuwidjaja, Dulu Orang Dekat Ahok, Kini Dukung Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.