Polisi Temukan Buron Saat Razia Pelajar yang Hendak Berdemo

Kompas.com - 01/10/2019, 17:58 WIB
Polisi mengamankan dua orang yang diduga sebagai provokator kericuhan demo pelajar dan mahasiswa di kawasan sekitar flyover Slipi, Jakarta Barat, Senin (30/9/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAPolisi mengamankan dua orang yang diduga sebagai provokator kericuhan demo pelajar dan mahasiswa di kawasan sekitar flyover Slipi, Jakarta Barat, Senin (30/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, polisi menangkap seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi saat merazia pelajar yang hendak berunjuk rasa ke Gedung DPR/MPR, Senin (30/9/2019) kemarin.

Pria tersebut bernama W. Dia merupakan nelayan yang menyamar dengan menggunakan celana seragam SMA dan ikut dalam kerumunan pelajar yang hendak menuju Gedung DPR/MPR.

"Dari hasil penyelidikan, ternyata kami mendapatkan salah satu (yang diamankan) nelayan. Dia menyamar sebagai anak SMA dan ikut rombongan anak SMA. Ternyata dia DPO Polsek Cilincing dalam kasus penganiayaan," kata Budhi di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa.

Baca juga: Cegah Meluasnya Demo Pelajar, KPAI Minta Kemendikbud Buat Aturan Tegas

Awalnya, W ingin ikut aksi unjuk rasa bersama sejumlah pelajar. Saat tiba di kawasan Tanjung Priok, ia dan empat orang lainnya terjaring petugas kepolisian yang tengah merazia pelajar yang hendak ke Gedung DPR.

Pria tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara. Ia kemudian di jemur di lapangan bersama siswa-siswa lain.

Namun, saat memperhatikan perawakan pria tersebut yang terlihat seperti pria dewasa dengan tato berukuran besar di bagian lengan, polisi kemudian melakukan pendalaman.

Saat dicek, terungkap bahwa W merupakan orang yang dicari aparat Polsek Cilincing karena kasus penganiayaan.

"Sehingga dari kejadian itu, kemudian langsung kami tangkap, kemudian kami serahkan kepada penyidik Polsek Cilincing untuk dilakukan proses lebih lanjut bersama satu orang teman lainnya yang juga ada di situ," ujar Budhi.

Senin kemarin, polisi mengamankan 114 orang yang terdiri dari pelajar dan beberapa orang yang menyamar sebagai pelajar.

Menurut Budhi, mereka yang diamankan itu diiming-imingi uang sebesar Rp 40.000 untuk mengikuti aksi di depan Gedung DPR.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Terjunkan 20 Personel untuk Bantu Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta

Polisi Terjunkan 20 Personel untuk Bantu Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wali Kota Sebut 17 Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Wali Kota Sebut 17 Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Dishub Kota Tangerang Batasi Jumlah Penumpang Transportasi Umum

Cegah Penularan Covid-19, Dishub Kota Tangerang Batasi Jumlah Penumpang Transportasi Umum

Megapolitan
Kasus Kebakaran di Jaktim Turun 50 Persen Selama Program Kerja dari Rumah

Kasus Kebakaran di Jaktim Turun 50 Persen Selama Program Kerja dari Rumah

Megapolitan
Grab Akan Patuhi PSBB di Jakarta yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Grab Akan Patuhi PSBB di Jakarta yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Megapolitan
Demi Cegah Covid-19, Camat Kembangan Minta Pedagang Jualan Online

Demi Cegah Covid-19, Camat Kembangan Minta Pedagang Jualan Online

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pertimbangkan Dampak Ekonomi jika Ajukan PSBB

Pemkot Bekasi Pertimbangkan Dampak Ekonomi jika Ajukan PSBB

Megapolitan
Sempat Hujan dan Banyak yang Bekerja dari Rumah, Kualitas Udara di Jakarta Semakin Membaik

Sempat Hujan dan Banyak yang Bekerja dari Rumah, Kualitas Udara di Jakarta Semakin Membaik

Megapolitan
Kadishub Tangerang: PSBB di Jakarta Akan Berdampak pada Transportasi Bus AKAP

Kadishub Tangerang: PSBB di Jakarta Akan Berdampak pada Transportasi Bus AKAP

Megapolitan
Dompetnya Terjatuh Saat Beraksi, Dua Begal Ditangkap Polisi

Dompetnya Terjatuh Saat Beraksi, Dua Begal Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ikuti Jakarta, Pemkot Bogor Akan Ajukan PSBB

Ikuti Jakarta, Pemkot Bogor Akan Ajukan PSBB

Megapolitan
528 Perusahaan di Jaksel Sudah Terapkan WFH

528 Perusahaan di Jaksel Sudah Terapkan WFH

Megapolitan
Gojek Masih Kaji Aturan PSBB DKI yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Gojek Masih Kaji Aturan PSBB DKI yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Megapolitan
Mirip Wisma Atlet, Depok Siapkan Rumah Singgah Khusus ODP dan PDP Ringan Covid-19

Mirip Wisma Atlet, Depok Siapkan Rumah Singgah Khusus ODP dan PDP Ringan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X