Kompas.com - 02/10/2019, 19:04 WIB
Ilustrasi anggaran shutterstockIlustrasi anggaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 naik Rp 1,9 triliun dari APBD 2019.

Dari draft KUA-PPAS 2020 yang diterima Kompas.com, pengeluaran untuk PMD diproyeksikan sebesar Rp 9,7 triliun dari sebelumnya Rp 7,8 triliun atau naik Rp 1,9 triliun.

Rinciannya adalah PMD untuk PT MRT Jakarta sebesar Rp 2,6 triliun. Turun Rp 1,77 triliun dari APBD 2019 yang sebesar Rp 4,4 triliun.

Selanjutnya PMD untuk PT Jakarta Propertindo sebesar Rp 2,38 triliun. Naik Rp 1,18 triliun dari Rp 1,2 triliun.

Ketiga untuk PMD PT Jakarta Tourisindo sebesar Rp 92 miliar. Lalu PMD untuk PD Dharma Jaya sebesar Rp 100 miliar.

Baca juga: Pimpinan DPRD DKI Janjikan APBD 2020 Dibahas Oktober 2019

Kemudian PMD untuk PT Food Station Tjipinang sebesar Rp 150 miliar.

Lalu PMD untuk PT Pembangunan Sarana Jaya Rp 999 miliar atau turun Rp 803 miliar dari Rp 1,8 triliun pada APBD 2019.

Terakhir PDAM Jaya mengajukan PMD sebesar Rp 3,3 triliun atau naik Rp 3 triliun dari Rp 385 miliar.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mengajukan KUA-PPAS 2020 sebesar Rp 95,99 triliun dari Rp 89,08 triliun.

Anggaran tersebut naik Rp 6,9 triliun lebih dari APBD 2019, yang ditetapkan akhir tahun lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Megapolitan
MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

Megapolitan
Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Megapolitan
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Megapolitan
Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

Megapolitan
Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Megapolitan
Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Megapolitan
Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Megapolitan
[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Megapolitan
Mudik Dilarang, Pemkot Bekasi Godok Ketentuan SIKM

Mudik Dilarang, Pemkot Bekasi Godok Ketentuan SIKM

Megapolitan
Relief dari Sultan Ageng Tirtayasa hingga Makam Sepupu Imam Masjidil Haram di Masjid Jami Kalipasir

Relief dari Sultan Ageng Tirtayasa hingga Makam Sepupu Imam Masjidil Haram di Masjid Jami Kalipasir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X