Polisi Belum Hitung Kerugian Terkait Pembakaran Pospol Saat Demo

Kompas.com - 03/10/2019, 15:16 WIB
Garis polisi dipasang di salah satu bangunan dekat pos polisi yang turut dibakar oleh massa pada Rabu (25/8/2019) malam Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARGaris polisi dipasang di salah satu bangunan dekat pos polisi yang turut dibakar oleh massa pada Rabu (25/8/2019) malam

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam kerusuhan pada Senin (30/9/2019) lalu, massa membakar Pos Polisi Tomang,Slipi dan sekitarnya. Akibatnya pos polisi tidak bisa berfungsi seperti biasa.

Pihak kepolisian melalui Satuan Lalu Lintas Jakarta Barat berencana akan memperbaiki kerusakan pos polisi saat situasi kembali kondusif.

"Sekarang menunggu perintah Bapak Dirlantas (Direktur Lalu Lintas) Polda Metro Jaya untuk revitalisasi dan situasi juga belum kondusif total," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Jakarta Barat, Kompol Hari Admoko saat dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).

Untuk sementara, guna menyelematkan barang-barang yang masih tersisa, Pos Polisi Tomang dan Slipi yang dibakar, masih tertutup terpal.

Baca juga: Perbaikan Pos Polisi yang Dibakar Massa Menunggu Jakarta Kondusif

Karena selain bangunan, sejumlah barang juga ikut terbakar salah satunya sepeda motor yang terparkir.

Sementara itu, Hari juga masih belum menaksir besaran rupiah akibat pembakaran dua pos polisi di Jakarta Barat.

"Untuk kerugian belum bisa ditaksir," tambah Hari.

Sejauh ini, beberapa unit sepeda motor juga turut dibakar oleh massa karena terpakir di kawasan pos polisi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Megapolitan
Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Megapolitan
Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Megapolitan
Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Megapolitan
Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Megapolitan
Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Megapolitan
Hasil Swab Test Keluar, Tujuh Pegawai BNN Kota Jakarta Utara Positif Covid-19

Hasil Swab Test Keluar, Tujuh Pegawai BNN Kota Jakarta Utara Positif Covid-19

Megapolitan
Satu Polisi Positif Covid-19, Anggota dan Pegawai Polsek Kemayoran Jalani Rapid Test

Satu Polisi Positif Covid-19, Anggota dan Pegawai Polsek Kemayoran Jalani Rapid Test

Megapolitan
Sedang Ada Upacara Pembebasan Lahan Sengketa, Kantor Kecamatan Pinang Digeruduk Massa

Sedang Ada Upacara Pembebasan Lahan Sengketa, Kantor Kecamatan Pinang Digeruduk Massa

Megapolitan
Hadi Pranoto Siap Penuhi Panggilan Polisi atas Kasus Video Klaim Obat Covid-19

Hadi Pranoto Siap Penuhi Panggilan Polisi atas Kasus Video Klaim Obat Covid-19

Megapolitan
Tunggu Hasil Swab Test, 85 Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Tak Wajib Isolasi Mandiri

Tunggu Hasil Swab Test, 85 Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Tak Wajib Isolasi Mandiri

Megapolitan
Lapor Balik ke Polisi, Hadi Pranoto Tuduh Muannas Lakukan Pencemaran Nama Baik

Lapor Balik ke Polisi, Hadi Pranoto Tuduh Muannas Lakukan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19, Terinfeksi Setelah Protokol Kesehatan Kendur

Cerita Pasien Covid-19, Terinfeksi Setelah Protokol Kesehatan Kendur

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Ekonomi Jakarta Segera Pulih

Pemprov DKI Optimistis Ekonomi Jakarta Segera Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X