Pencuri Motor di Masjid Al-Ikhlas Serpong Disebut Bawa Senjata Api Saat Beraksi

Kompas.com - 04/10/2019, 18:39 WIB
Dua pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera CCTV saat beraksi di Masjid Al-Ikhlas Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/10/2019) InstagramDua pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera CCTV saat beraksi di Masjid Al-Ikhlas Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/10/2019)

TANGERANG, KOMPAS.com - Pencuri sepeda motor di Masjid Jami Al-Ikhlas di Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, diduga selalu membawa senjata api.

Dugaan ini muncul setelah warga sekitar Masjid Jami Al-Ikhlas yang pernah memergoki aksi pencurian sempat ditodong senjata api oleh pelaku.

"Kami pernah pergokin maling mau nyolong motor. Tapi kami ditodong pistol. Enggak tau pistol beneran atau bukan, tapi kami takut aja. Jadi kami setiap ada maling motor itu anggapnya bawa pistol," kata marbot masjid Al-Ikhlas, Maman (59), saat ditemui dilokasi, Jumat (4/10/2019).

Aksi pencurian di Masjid Al-Ikhlas sudah tujuh kali terhadi dalam kurun waktu satu tahun terkhir. Menurut Maman, aksi penodongan senjata api oleh pelaku pencurian motor terjadi pada dua bulan lalu.

Baca juga: Sudah 7 Kali Terjadi Pencurian Motor di Masjid Al-Ikhlas Serpong

"Sekitar dua bulan lalu pernah kami pergoki. Kalau enggak makin banyak lagi yang kehilangan," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal senada juga dikatakan warga lainnya, Tuti (40). Ia yang juga pernah menjadi korban pencurian motor N-Max mengaku pernah ditodongi senjata api oleh pelaku pencurian.

Bahkan Tuti tak menyangka atas keberanian pelaku pencurian sepeda motor yang melakukan aksinya didekat orang banyak.

"Pas waktu shalat isya. Warga yang lagi pada ngumpul mergokin maling. Makannya saya heran itu maling berani banget ada orang banyak. Tapi pas kami kejar ngeluarin pistol, ya sudah kami diem semua," katanya.

Tuti menduga seringnya aksi pencurian yang terjadi di sekitar Masjid Al-Ikhlas karena ada komplotan yang selau mantau lokasi.

"Mungkin ada orang sekitaran sini kali yang mantau ya. Karena tau aja celahnya, terus juga kan ada CCTV tapi beraksinya yang enggak terekam CCTV. Sama misal motor banyak yang susah yang diambil kayak udah ngincer, gitu," katanya

Baca juga: Aksi Pencurian Motor di Masjid di Serpong Terekam CCTV

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.