Lurah Tanjung Duren Utara Berharap Bantuan Berbagai Pihak untuk Bangun Septic Tank

Kompas.com - 07/10/2019, 13:29 WIB
Lurah Tanjung Duren Utara, Iskandar beserta jajaran dinas lainnya meninjau warga yang menggunakan WC bersama di RT 015/RW007, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (7/10/2019) Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARLurah Tanjung Duren Utara, Iskandar beserta jajaran dinas lainnya meninjau warga yang menggunakan WC bersama di RT 015/RW007, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (7/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Lurah Tanjung Duren Utara Iskandar berkenan menerima bantuan yang disalurkan berbagai pihak untuk membangun septic tank di RT 015/RW 007, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

"Kebetulan kami dibantu dari pemerintah, swadaya dari masyarakat dalam hal ini adalah teman-teman atau keluarga saudara-saudara yang mampu untuk berbagi dengan yang lain di RT 015/ RW 007," ucap Iskandar di lokasi saat lakukan peninjauan, Senin (7/10/2019).

Iskandar mengaku bahwa pihaknya juga berkenan menerima bantuan dalam berbagai wujud.

Baca juga: Atasi Krisis Jamban, Lurah Tanjung Duren Utara Segera Bangun Lubang Septic Tank

Bantuan itu nantinya akan diperuntukkan bagi warga gang Sekretaris I untuk membuat septic tank.

Hal tersebut dilakukannya karena tahun ini program pembuatan septic tank tidak masuk dalam perencanaan anggaran.Tapi, di tahun 2020, pembangunan septitank sudah masuk dalam anggaran.

"Kalau fixed tahun 2020, memang enam bulan lalu kami sudah berproses, tapi sekarang untuk percepatan kami fasilitasi dengan pembuatan lubang septic tank," tambah Iskandar.

Usai melakukan pembangunan septic tank, Iskandar tidak akan menambah jumlah jamban. Sebab permasalahannya ada di sanitasi pembuangan limbahnya yang langsung ke kali.

Baca juga: Di Jakarta, Masih Ada Warga yang Sulit BAB karena Tak Punya Jamban

"Tidak ada penambahan jamban karena mereka sudah punya jamban. Tapi mereka membuang langsung ke saluran dan itu yang kami edukasi dan kami berikan masukan agar tidak membuang BAB ke saluran," ucap Iskandar.

Sementara itu, untuk mengatasi masalah jangka pendek, dalam waktu dekat pihak Pemerintah Kota Jakarta Barat akan membangun dua unit septitank.

"Jadi ada  titik yang akan kita gali. Ya yang jelas disini ada dari kelurahan kecamatan, dinas lingkungan hidup, dinas SDA dan bina marga untuk galian ini," tambah Iskandar.

Diberitakan sebelumnya, wilayah RT 015/RW007 tepatnya di Gang Sekretaris I ratusan warga harus bergantian menggunakan jamban. Parahnya, limbah dari jamban tersebut tidak langsug mengalir ke septic tank, melainkan ke kali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Megapolitan
Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

Megapolitan
Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Megapolitan
14 Pegawai PDAM Kota Bogor Positif Covid, Aktivitas Pelayanan Tutup Sementara

14 Pegawai PDAM Kota Bogor Positif Covid, Aktivitas Pelayanan Tutup Sementara

Megapolitan
[UPDATE 19 Januari]: 66 Kasus Baru di Tangerang, Total Kasus Covid-19 Tembus 5.280 Kasus

[UPDATE 19 Januari]: 66 Kasus Baru di Tangerang, Total Kasus Covid-19 Tembus 5.280 Kasus

Megapolitan
Pasien dan Perawat yang Mesum di Wisma Atlet Saling Kenal Lewat Aplikasi

Pasien dan Perawat yang Mesum di Wisma Atlet Saling Kenal Lewat Aplikasi

Megapolitan
Jenazah Didik Gunardi Sang Pilot yang Jadi Penumpang Sriwijaya Air Akan Diserahkan ke Keluarga.

Jenazah Didik Gunardi Sang Pilot yang Jadi Penumpang Sriwijaya Air Akan Diserahkan ke Keluarga.

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Bertambah 69, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 4.396

UPDATE 19 Januari: Bertambah 69, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 4.396

Megapolitan
Ikappi Minta Pedagang Daging Sapi Tidak Mogok

Ikappi Minta Pedagang Daging Sapi Tidak Mogok

Megapolitan
BPBD Jakarta Pastikan Tinggi Air di Katulampa Normal

BPBD Jakarta Pastikan Tinggi Air di Katulampa Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X