Gagal Rampas Ponsel, Begal di Bekasi Jatuh, Motor Dibakar Massa

Kompas.com - 07/10/2019, 18:21 WIB
Perampokan. ThinkstockPerampokan.

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang begal berinisial HNR (21) gagal melancarkan aksinya di Kampung Jagawana, Desa Sukarukun, Sukatani, Kabupaten Bekasi.

Mulanya, pada Sabtu (5/10/2019) malam, dia hendak merampas ponsel seorang perempuan yang membonceng motor.

Saat itu, HNR mengendarai motor. Sementara satu orang lain duduk di belakang.

"Korban sedang berboncengan dengan dua temannya. Dia duduk paling belakang. Dari arah belakang, tiba-tiba dua orang laki-laki menggunakan motor memepet sisi kanan korban dan mencoba mengambil handphone yang dipegang di paha korban," jelas Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (7/10/2019).

Sadar ponselnya dicomot oleh HNR, korban menarik kembali ponselnya. Pelaku kemudian kabur namun hilang keseimbangan akibat panik.

Dia menyenggol kendaraan di depannya, oleng, lalu jatuh di jalanan.

"Akhirnya warga mengamankan kedua orang tersebut. Motor pelaku juga hangus dibakar massa," tambah Sunardi.

Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Sukatani. Hasil penyelidikan, seorang yang bersama HNR tidak terbukti terlibat dan dilepaskan.

Sementara HNR kini ditahan oleh polisi. Ia diancam Pasal 53 Jo 365 KUHP dengan sangkaan pencurian dengan kekerasan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Rendam Rel KRL, Berikut Rekayasa Perjalanan Commuter Line

Banjir Rendam Rel KRL, Berikut Rekayasa Perjalanan Commuter Line

Megapolitan
Empat Kali di Jakarta Meluap Sebabkan Banjir di 14 RW

Empat Kali di Jakarta Meluap Sebabkan Banjir di 14 RW

Megapolitan
55 RW di Jakarta Terendam Banjir Minggu Pagi, Berikut Rinciannya...

55 RW di Jakarta Terendam Banjir Minggu Pagi, Berikut Rinciannya...

Megapolitan
Banjir, Ini Kondisi Sejumlah Pintu Air di Jakarta

Banjir, Ini Kondisi Sejumlah Pintu Air di Jakarta

Megapolitan
Keluarkan Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang, BPBD DKI Imbau Antisipasi Banjir

Keluarkan Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang, BPBD DKI Imbau Antisipasi Banjir

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jakarta Banjir, Termasuk Menteng dan Tebet

Sejumlah Wilayah di Jakarta Banjir, Termasuk Menteng dan Tebet

Megapolitan
Kucurkan Anggaran Rp 400 Miliar, Bank DKI Bantu Program Pangan Murah Setiap Bulannya

Kucurkan Anggaran Rp 400 Miliar, Bank DKI Bantu Program Pangan Murah Setiap Bulannya

Megapolitan
Maret, Ditlantas Polda Metro Jaya Bakal Tambah 45 Kamera ETLE

Maret, Ditlantas Polda Metro Jaya Bakal Tambah 45 Kamera ETLE

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Daerah Jelambar

Polisi Tangkap 8 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Daerah Jelambar

Megapolitan
1.732 Pengendara Motor Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Terekam ETLE

1.732 Pengendara Motor Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Terekam ETLE

Megapolitan
Soal Voting Terbuka untuk Pilih Wagub DKI, F-Gerindra Sebut Anies Pernah Inginkan Itu

Soal Voting Terbuka untuk Pilih Wagub DKI, F-Gerindra Sebut Anies Pernah Inginkan Itu

Megapolitan
Anies Sebut Bank DKI Berkontribusi Besar dalam Penerapan MRT hingga LRT Jakarta

Anies Sebut Bank DKI Berkontribusi Besar dalam Penerapan MRT hingga LRT Jakarta

Megapolitan
Sandiaga Uno Berharap Tidak Ada Muatan Kepentingan dalam Pemilihan Wagub DKI

Sandiaga Uno Berharap Tidak Ada Muatan Kepentingan dalam Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Tukang Ojek Pangkalan yang Peras Penumpang hingga Ratusan Ribu Menyesali Perbuatannya

Tukang Ojek Pangkalan yang Peras Penumpang hingga Ratusan Ribu Menyesali Perbuatannya

Megapolitan
DPRD Bakal Libatkan KPK dalam Pemilihan Wagub DKI untuk Hilangkan Sentimen Politik Uang

DPRD Bakal Libatkan KPK dalam Pemilihan Wagub DKI untuk Hilangkan Sentimen Politik Uang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X