Tiket Film di Indiskop Diskon Jadi Rp 15.000 Sampai Desember

Kompas.com - 07/10/2019, 22:50 WIB
Suasana disekitar bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana disekitar bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bioskop Rakyat di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara diresmikan pada hari ini, Senin (7/10/2019).

Tarif bagi warga yang ingin menonton film di bioskop tersebut sebesar Rp 15.000 per orang.

"Harga tiketnya itu Rp 18.000, tapi sampai Desember harganya Rp 15.000," kata Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Marcella Zalianty yang menginisiasi bioskop rakyat tersebut, Senin malam.

Harga tersebut terbilang lebih murah dibanding bioskop komersil yang biasanya mematok harga Rp 35.000 hingga Rp 50.000.

Selain itu, terdapat pula sejumlah jajan khas Indonesia seperti keripik singkong, ubi ungu, dan lain-lain yang bisa dibeli warga untuk teman menonton film.

Baca juga: Indiskop, Bioskop Rakyat Pertama yang Ada di Dalam Pasar Itu Diresmikan

"Insya Allah, hanya dengan Rp 50 ribu, sudah bisa nonton, sudah bisa makan, sudah bisa minum," ujar Marcella.

Dengan harga yang jauh lebih murah tersebut, ia berharap warga menengah ke bawah bisa menikmati karya sineas-sineas asli Indonesia dan bisa menekan angka pembajakan film.

Adapun bioskop ini resmi beroperasi mulai besok, Selasa, (8/10/2019). Terdapat dua studio yang masing-masingnya bisa menampung 112 penonton.

Bioskop rakyat ini dibangun atas kerja sama antara Perumda Pasar Jaya dan PARFI 56. Groundbreaking bioskop itu dilakukan pada November 2018 lalu.

Pada 21 Juni 2019 lalu, bioskop rakyat ini sudah memulai operasionalnya dengan menayangkan sejumlah film-film lawas Indonesia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X