Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2019, 10:30 WIB
Nursita Sari,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, dengan konsep rumah berlapis. Pembangunan akan direalisasikan pada 2020.

"Jumlahnya 142 unit dalam bentuk rumah lapis," ujar Kepala Bidang Pembangunan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Triyanto saat dihubungi, Selasa (8/10/2019).

Rumah berlapis dibangun secara vertikal seperti halnya rumah susun. Namun, Triyanto menyebut, rumah berlapis maksimal hanya memiliki empat lantai.

"Rumah lapis itu tingginya maksimal empat lantai," kata dia.

Baca juga: Warga Kampung Akuarium: Renovasi Rumah Habis Rp 300 Juta, tapi Akhirnya Digusur...

Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang melelang rencana desain (detail engineering design/DED).

Desain itu untuk mengembangkan konsep penataan yang telah diusulkan warga Kampung Akuarium dalam program penataan kampung dengan community action plan (CAP).

Anggaran pembangunan Kampung Akuarium akan diketahui setelah Pemprov DKI mendapatkan pemenang lelang DED.

"Saat ini lagi pelelangan DED-nya," ucap Triyanto.

Baca juga: Tahun Depan, Anies Bangun Kembali Kampung Akuarium yang Digusur Ahok

Pemprov DKI era kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggusur Kampung Akuarium pada 11 April 2016.

Saat menjadi gubernur, Anies Baswedan kemudian berjanji akan membangun ulang kampung tersebut.

Sebelum membangun ulang kampung, Pemprov DKI telah mengaktifkan kembali kartu tanda penduduk (KTP) warga Kampung Akuarium sejak awal 2018.

Pemprov DKI juga membangun hunian sementara untuk warga pada April 2018.

Anies pernah mengemukakan program penataan kampung dengan membangun rumah berlapis.

Baca juga: 3 Tahun Penggusuran Warga Kampung Akuarium dan Harapan Tinggal di Rumah Permanen...

Dia menyebut terminologi "lapis" memiliki arti yang sama dengan "susun". Dalam konsep rumah berlapis, rumah-rumah bisa disusun satu tingkat, dua tingkat, dan seterusnya.

"Sebenarnya kalau Anda lihat izin, tulisannya apa? Lapis. Satu lapis, dua lapis, tiga lapis. Boleh Anda sebut susun, boleh sebut lapis, sama saja," ujar Anies, Sabtu (4/11/2017).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketika Indah Terseret 150 Meter demi Pertahankan Motor dari Maling...

Ketika Indah Terseret 150 Meter demi Pertahankan Motor dari Maling...

Megapolitan
Beda Ekspresi Tamara Tyasmara dan Dimas Angger Saat Hadiri Rekonstruksi Pembunuhan Dante di Kolam Renang

Beda Ekspresi Tamara Tyasmara dan Dimas Angger Saat Hadiri Rekonstruksi Pembunuhan Dante di Kolam Renang

Megapolitan
Anggaran Makan Gratis Rp 15.000, Bisa Dapat Ikan Tongkol dan Satu Gorengan di Warteg

Anggaran Makan Gratis Rp 15.000, Bisa Dapat Ikan Tongkol dan Satu Gorengan di Warteg

Megapolitan
Kebimbangan Pemilik Warteg di Tengah Harga Beras yang Mahal…

Kebimbangan Pemilik Warteg di Tengah Harga Beras yang Mahal…

Megapolitan
Sedang Bersihkan Situ Jatijajar, Warga Temukan Jasad Bayi Lengkap dengan Ari-ari

Sedang Bersihkan Situ Jatijajar, Warga Temukan Jasad Bayi Lengkap dengan Ari-ari

Megapolitan
Hari Ini, Rektor Universitas Pancasila Diperiksa Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Stafnya

Hari Ini, Rektor Universitas Pancasila Diperiksa Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Stafnya

Megapolitan
Bapanas: Stok Beras di Pasar Induk Beras Cipinang Aman

Bapanas: Stok Beras di Pasar Induk Beras Cipinang Aman

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Tambora, Polisi Duga Korban Tewas 5 Hari Sebelum Ditemukan

Suami Bunuh Istri di Tambora, Polisi Duga Korban Tewas 5 Hari Sebelum Ditemukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jadebek Hujan, Tangerang Berawan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jadebek Hujan, Tangerang Berawan

Megapolitan
Terbakar Api Cemburu, Suami Bunuh Istri di Rumah Kos Tambora

Terbakar Api Cemburu, Suami Bunuh Istri di Rumah Kos Tambora

Megapolitan
Pemilik Warung Nasi Ingin Dilibatkan jika Program Makan Gratis Terealisasi

Pemilik Warung Nasi Ingin Dilibatkan jika Program Makan Gratis Terealisasi

Megapolitan
Lihat Rekonstruksi Kasus Kematian Dante, Angger Dimas: Kejam!

Lihat Rekonstruksi Kasus Kematian Dante, Angger Dimas: Kejam!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Korban Penembakan Mantan Suami Artis Ogah Damai | Kecurigaan Ibu Sebelum Tahu Anaknya Dibunuh Kakak

[POPULER JABODETABEK] Korban Penembakan Mantan Suami Artis Ogah Damai | Kecurigaan Ibu Sebelum Tahu Anaknya Dibunuh Kakak

Megapolitan
Ingin Dilibatkan dalam Program Makan Siang Gratis, Pemilik Warteg: Semoga Persyaratannya Tidak Dipersulit

Ingin Dilibatkan dalam Program Makan Siang Gratis, Pemilik Warteg: Semoga Persyaratannya Tidak Dipersulit

Megapolitan
Korban Pelecehan Pengawas TPS di Jaksel Lapor ke Bawaslu, tapi…

Korban Pelecehan Pengawas TPS di Jaksel Lapor ke Bawaslu, tapi…

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com