Pemilihan Wagub DKI Diharapkan Selesai Sebelum Akhir Tahun 2019

Kompas.com - 08/10/2019, 20:41 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta nondefinitif Syarif di lantai 3, gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIWakil Ketua DPRD DKI Jakarta nondefinitif Syarif di lantai 3, gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua sementara DPRD DKI Jakarta Syarif mengatakan, pihaknya berharap agar pemilihan wakil gubernur DKI dapat terlaksana sebelum tutup tahun 2019.

Namun, jadwal pemilihan harus diputuskan dalam rapat resmi pembahasan wagub bersama anggota lainnya.

"Ya kalau target kan harus diputuskan dalam rapat resmi. Ya kalau harapan saya sih inginnya sebelum tutup tahun sudah kelar ya, tahapan-tahapannya akan kami lalui banyak," ucap Syarif, Selasa (8/10/2019) malam.

Baca juga: Anies Tak Masalah jika Syaikhu Nanti Mundur dari DPR untuk Jadi Wagub DKI

Anggota Fraksi Gerindra itu menyebutkan, pembahasan wagub DKI baru bisa dilakukan setelah semua proses di DPRD DKI selesai termasuk pengesahan tata tertib DPRD DKI, juga pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).

AKD ditargetkan paling terlambat selesai pada 20 Oktober 2019.

"Kalau sudah selesai semua baru rapimgab (rapat pimpinan gabungan) supaya hasil pansus yang kemarin mandek itu kan sudah selesai, tatib yang diurus oleh periode lalu itu dibawa ke rapimgab. Baru kami ketahuan jadwal targetnya. Dibentuk panlih lalu kelihatan targetnya kapan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syarif optimis pembahasan wagub bisa selesai sebelum tahun 2020 lantaran sudah memiliki tatib.

"Kan tinggal ke paripurna, enggak susah. Kan udah enggak ada lagi soal tatib tinggal rapimgab lalu menjadwalkan paripurna untuk wagub," ujar dia.

Posisi wagub DKI telah kosong sejak 10 Agustus 2018 setelah ditinggal Sandiaga Uno yang maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019.

PKS dan Gerindra, sebaai partai pengusung pasangan calon yang menang dalam Pilda DKI 2017, sudah mengajukan dua nama untuk menjadi cawagub yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Namun proses pemilihan di DPRD DKI berjalan alot. Pansus menyebutkan, tata tertib pemilihan wagub sudah selesai dibahas tetapi hingga kini rapimgab untuk pembahasan tatib belum terlaksana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Megapolitan
Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.