Ikon Kota Bekasi Dicoret-coret

Kompas.com - 09/10/2019, 06:35 WIB
Salah satu ikon Kota Bekasi, yakni plang besi bertulis Kota Bekasi di tepi Taman Hutan Kota Patriot, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan jadi sasaran coret-coretan. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANSalah satu ikon Kota Bekasi, yakni plang besi bertulis Kota Bekasi di tepi Taman Hutan Kota Patriot, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan jadi sasaran coret-coretan.

BEKASI, KOMPAS.com - Salah satu ikon Kota Bekasi, yakni plang besi bertuliskan "Kota Bekasi" di tepi Taman Hutan Kota Patriot, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan jadi sasaran coret-coretan.

Pada Selasa (8/10/2019), plang besi yang berwarna putih itu tampak coreng-moreng oleh tulisan dan gambar bertinta hitam.

Kebanyakan di antaranya ditengarai merupakan nama seseorang. Ada "Akbar", "Acho", "Thorik", "Beller", "Bg Isna Kumis", dan masih banyak lagi. Tak diketahui siapa pelakunya.

Trotoar di sekitar Taman Hutan Kota Patriot memang kerap jadi persinggahan warga untuk sekadar duduk-duduk menikmati semilir angin.

Baca juga: 4 Orang Diamankan karena Kasus Vandalisme Jelang Aksi Massa di Surabaya

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Taman pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Priadi Santoso mengaku sudah mengetahui keadaan ini.

Ia mengklaim akan segera membersihkan salah satu ikon Kota Bekasi itu, tanpa merinci target waktu pembersihan tersebut.

"Tentunya nanti akan dilakukan pembersihan dan pengecatan kembali. Secepatnya," kata Priadi melalui aplikasi WhatsApp, Selasa sore.

Ia berharap Pemerintah Kota Bekasi memperketat pengamanan di sekitar Taman Hutan Kota Patriot. Apalagi, di beberapa titik, cat plang besi itu mulai banyak mengelupas. Keramik-keramik di sekitarnya pun berlubang.

"Seyogianya tempat-tempar fasilitas umum dapat dijaga, dalam hal ini oleh Satpol PP," kata Priadi singkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Megapolitan
Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Megapolitan
Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Megapolitan
BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

Megapolitan
Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Megapolitan
Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Megapolitan
Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Megapolitan
Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Megapolitan
Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Megapolitan
Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: 'Pemaksaan' Tanpa Solusi

Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: "Pemaksaan" Tanpa Solusi

Megapolitan
Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Megapolitan
Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Megapolitan
Langgar Peraturan, Ini Sanksi Pengendara GrabWheels

Langgar Peraturan, Ini Sanksi Pengendara GrabWheels

Megapolitan
Grab Indonesia Janji Beri Santunan kepada Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas

Grab Indonesia Janji Beri Santunan kepada Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X