Mengenang Keteguhan Paskibraka Tangsel di Taman Kakak Aurell

Kompas.com - 09/10/2019, 08:40 WIB
Sebuah taman dibangun oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk mengenang kematian anggota Paskibraka Tangsel, Aurellia Qurratuaini. Taman yang berada dihalaman Pemkot tersebut dinamakan kakak Aurell KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMISebuah taman dibangun oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk mengenang kematian anggota Paskibraka Tangsel, Aurellia Qurratuaini. Taman yang berada dihalaman Pemkot tersebut dinamakan kakak Aurell

Cerita Kehidupan Aurell akan dipasang di taman

Selain membuat taman untuk mengenang kematian anggota Paskibraka Tangsel, Aurellia Qurratuaini, pemerintah kota Tangerang Selatan juga berencana akan membuat alur cerita kehidupannya.

"Bukan hanya sekadar fisik taman, tapi nanti akan kami buat sedikit alur cerita. Tapi untuk bentuknya saat ini taman saja dulu," kata Benyamin.

Untuk cerita kehidupan Aurell akan dibuat dalam bentuk dalam narasi dengan media elektronik.

Sehingga nantinya pengunjung akan mengetahui arti dari penamaan taman Taman Kakak Aurel tersebut.

Baca juga: Cerita Kehidupan Anggota Paskibraka Tangsel Juga Akan Dipasang di Taman Kakak Aurell

"Nanti kedepannya akan ada sebuah simbolis dalam bentuk penggambaran narasi atau visualisasinya pake elektronik atau seperti apa nanti kami pikirkan," ucapnya.

Diresmikan saat HUT Kota Tangerang Selatan

Benyamin mengatakan, Taman Kakak Aurell akan diresmikan pada tanggal tertentu. Namun, sampai saat inu tanggalnya belum ditetapkan.

Adapun rencana peresmian akan dilangsungkan bertepatan dengan ulang tahun Tangerang Selatan pada 26 November mendatang.

"Tadinya taman ini akan diresmikan pada tanggal 17 Agustus kemarin, tapi fisik konstruksinya belum siap jadi mungkin saat ulang tahun tangsel atau nanti kita cari momentumnya," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Megapolitan
Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Megapolitan
Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Megapolitan
Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X