Tergerus Longsor, Akses Jalan Penghubung 2 Kampung di Bogor Tak Dapat Dilalui

Kompas.com - 09/10/2019, 20:56 WIB
Terpal menutupi jalan penghubung antara Kampung Lebak Kantin dengan Kampung Rambutan yang rusak akibat tergerus material longsor, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHTerpal menutupi jalan penghubung antara Kampung Lebak Kantin dengan Kampung Rambutan yang rusak akibat tergerus material longsor, Rabu (9/10/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Kondisi jalan yang menghubungkan antara Kampung Lebak Kantin dengan Kampung Rambutan di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, memprihatinkan.

Jalan tersebut rusak akibat tergerus material longsor. Akibatnya, warga setempat terpaksa harus menggunakan jalan lain untuk sampai ke tempat tujuan.

Warga setempat, Nandang (59), menyebut rusaknya jalan penghubung itu sudah berlangsung selama dua bulan.

Namun, kata Nandang, hingga saat ini belum ada perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk memperbaikinya.

Baca juga: Bunga Bangkai Langka Setinggi 2,9 Meter Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor

"Warga sudah mengajukan perbaikan ke pihak kecamatan tapi sampai sekarang belum ada tindakan," kata Nandang, saat ditemui di lokasi, Rabu (9/10/2019).

Dirinya menambahkan, sejauh ini warga hanya bisa menutup jalan rusak tersebut menggunakan terpal agar air tidak menggerus tanah yang berakibat longsor kembali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih, sambung dia, warga semakin khawatir karena saat ini curah hujan di Kota Bogor sangat tinggi.

Dia berharap, Pemkot Bogor atau pihak kecamatan bisa memberikan perhatian lebih atas kondisi jalan di wilayahnya.

"Karena jalan ini akses vital warga. Kami berharap pemerintah bisa memperbaiki jalan ini," sebutnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Uji Coba Fitur Baru dalam Situs Vaksinasi, Pemkot Tangerang Akui Masih Ada Kendala

Uji Coba Fitur Baru dalam Situs Vaksinasi, Pemkot Tangerang Akui Masih Ada Kendala

Megapolitan
Pasien Isoman Meninggal di Jakpus Kebanyakan Tinggal di Wilayah Padat Penduduk

Pasien Isoman Meninggal di Jakpus Kebanyakan Tinggal di Wilayah Padat Penduduk

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu dari Empat Pemuda Mabuk yang Keroyok Sebuah Keluarga di Ciputat

Polisi Tangkap Satu dari Empat Pemuda Mabuk yang Keroyok Sebuah Keluarga di Ciputat

Megapolitan
1,2 Juta Warga Jaktim Telah Divaksinasi Covid-19

1,2 Juta Warga Jaktim Telah Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Penghasilan Selama PPKM, Pekerja Seni Badut Rela Jual Cincin Kawin untuk Baju Sekolah Anak

Tak Ada Penghasilan Selama PPKM, Pekerja Seni Badut Rela Jual Cincin Kawin untuk Baju Sekolah Anak

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Metro Ingatkan Masyarakat Tetap Kurangi Mobilitas

PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Metro Ingatkan Masyarakat Tetap Kurangi Mobilitas

Megapolitan
Update 25 Juli, 30 Warga Kota Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Update 25 Juli, 30 Warga Kota Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 3.929 Orang

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 3.929 Orang

Megapolitan
Menyorot Tambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19 DKI

Menyorot Tambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19 DKI

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Dibuka, Pedagang hingga Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Pasar Tanah Abang Dibuka, Pedagang hingga Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Megapolitan
Tak Lagi Pakai STRP, Ini Syarat Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

Tak Lagi Pakai STRP, Ini Syarat Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

Megapolitan
Semua OTG yang Ditampung Pulih, Masjid KH Hasyim Asyari Tutup Sementara Layanan Isolasi

Semua OTG yang Ditampung Pulih, Masjid KH Hasyim Asyari Tutup Sementara Layanan Isolasi

Megapolitan
DPRD Anjurkan Pemkot Bekasi Pakai Silpa untuk Bayar Utang Insentif Tenaga Kesehatan

DPRD Anjurkan Pemkot Bekasi Pakai Silpa untuk Bayar Utang Insentif Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Jangan Terbuai dengan Tren Penurunan Kasus Covid-19, Angka Kematian Masih Tinggi

Jangan Terbuai dengan Tren Penurunan Kasus Covid-19, Angka Kematian Masih Tinggi

Megapolitan
PPKM Dilonggarkan, Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka

PPKM Dilonggarkan, Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X