Pemprov DKI Jamin Kebutuhan Logistik Korban Kebakaran 20 Rumah di Cawang

Kompas.com - 09/10/2019, 22:49 WIB
Camat Kramat Jati Eka Darmawan kepada awak media di lokasi kebakaran 20 rumah di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RT 04 dan 05, RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVICamat Kramat Jati Eka Darmawan kepada awak media di lokasi kebakaran 20 rumah di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RT 04 dan 05, RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjamin kebutuhan logistik untuk korban kebakaran 20 rumah di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RT 04 dan 05, RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan, dua tenda pengungsian akan didirikan malam ini sebagai tempat tinggal sementara para korban kebakaran.

Pemprov DKI juga akan mendirikan dapur umum guna menyediakan sarapan pagi, makan siang, serta malam untuk para korban.

"Besok kita koordinasi dengan PMI, itu kurang lebih 250 sampai 300 makanan sarapan pagi dan dapur umum juga ada nanti untuk makan siang. Karena ini beberapa hari ini kan harus ada persiapan pasca-kebakaran," kata Eka di lokasi, Rabu.

Selain itu, Pemprov DKI juga menjamin kebutuhan logistik seperti baju, seragam sekolah, dan lainnya akan terpenuhi untuk korban kebakaran.

Baca juga: Tiga Warga Luka Ringan Akibat Kebakaran Rumah di Cawang

"Iya nanti kita data semua kebutuhan-kebutuhan itu, ya nanti hari ini Pak RW dan Pak RT akan data nanti berapa yang akan kita bantu, termasuk juga akan ada (bantuan) buku-buku, perlengkapan sekolah anak," ujar Eka.

Adapun sekitar 240 orang harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggal yang rusak dilalap api.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di lokasi sekitar pukul 18.50 WIB. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dan 80 personel diterjunkan untuk padamkan api.

Akibat kebakaran, tiga warga alami luka ringan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Budi Asih. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 1 miliar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Protokol Pencegahan Covid-19 Dunia Usaha Saat Era New Normal di Bekasi

Ini Protokol Pencegahan Covid-19 Dunia Usaha Saat Era New Normal di Bekasi

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

BMKG: Jabodetabek Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Bekasi Akan Dibuka Bertahap

Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Bekasi Akan Dibuka Bertahap

Megapolitan
THR TGUPP Tidak Disunat, Ini Penjelasan BKD DKI Jakarta

THR TGUPP Tidak Disunat, Ini Penjelasan BKD DKI Jakarta

Megapolitan
7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X