Warga: Ninoy Diamuk Massa Bukan di Dalam Masjid, tapi di Luar

Kompas.com - 10/10/2019, 06:56 WIB
Masjid Al Falah di Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAMasjid Al Falah di Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu warga di kawasan Masjid Al-Falaah, Fauzan mengatakan bahwa pegiat media sosial yang juga relawan Joko Widodo dalam Pilpres 2019, Ninoy Karundeng tidak mengalami kekerasan di dalam masjid.

Fauzan menegaskan, saat itu Ninoy diamuk massa di luar Masjid Al-Falaah.

“Dia dipukuli di depan. Tidak mungkin di dalam, orang pintu masjid semua terbuka 24 jam lagipula banyak pendemo yang ada di masjid ini,” ujar Fauzan di Masjid Al Falah, Pejompongan Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).

Kala itu, lanjut Fauzan, banyak pendemo yang berlindung dan lari ke kawasan masjid Al-Falah. mereka juga berisitirahat di depan masjid.

“Ini depan masjid ramai pendemo pada lari ke sini, (menghindar) dari gas air mata. Mereka pada tergeletak di depan jalan. Yang lemas dan sakit parah dibawa ke masjid, sementara yang masih sadar ada di depan masjid,” ucap Fauzan.

Baca juga: Warga dan Pengurus Masjid Al-Falah Sebelumnya Tak Tahu Ninoy Karundeng Relawan Jokowi

Fauzan mengatakan, pemukulan yang dialami pengiat media sosial ini berawal dari teriakan warga yang menyebut Nino sebagai pro Joko Widodo.

“Dia dipukuli karena ada salah satu orang yang teriak menunjuk dia sebagai salah satu buzzer Jokowi," kata Fauzan, warga sekaligus jamaah aktif Masjid Al-Falaah.

Massa yang saat itu ada di kawasan tersebut akhirnya terprovokasi dan langsung mengeroyok Ninoy yang tengah mengambil foto pendemo di sekitar masjid.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera mengamankan Ninoy Karundeng dan memberikan pengobatan setelah ia diamankan di ruang umum Masjid Al-Falaah.

"Dia langsung ditangani dokter, bersama dengan 30 korban lainnya di ruangan itu," kata anggota Dewan Kemakmuran Masjid Al Falaah Iskandar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Megapolitan
Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Megapolitan
Galaunya Ibu Hamil Gara-gara Corona...

Galaunya Ibu Hamil Gara-gara Corona...

Megapolitan
Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Megapolitan
Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X