DKM Masjid Al-Falaah Pastikan Tak Ada Warga maupun Pengurusnya yang Berhubungan dengan Ormas

Kompas.com - 10/10/2019, 08:31 WIB
Masjid Al Falah di Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAMasjid Al Falah di Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Kepengurusan Masjid Al-Falaah memastikan tak ada pengurus masjid maupun warga yang berafiliasi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Tidak satu pun ormas yang beralifiasi di sini, bahkan sejauh ini kami tidak ada keterlibatannya dengan demo,” ujar Iskandar, salah satu anggota dewan kepengerusan masjid di Masjid Al-Falaah, Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).

Iskandar mengatakan, pasca-kasus penganiayaan yang menimpa pegiat sosial media Ninoy Karundeng, citra masjid tempatnya beribadah telah pulih setelah sebelumnya dicap sebagai tempat penyekapan.

Masih kata Iskandar, Masjid Al-Falaah ke depannya akan tetap menjadi tempat ibadah, tempat singgah, beristirahat, dan tempat berlindung masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Tidak apa-apa, kami tetap harus membantu, kami lakukan kegiatan kemanusiaan, masa orang tergeletak kena gas air mata kami diemin aja. Pokoknya terbuka untuk umum, apalagi untuk ibadah,” kata Iskandar.

Baca juga: Kala PA 212 Bantah Sekjennya Terlibat dalam Penganiayaan Ninoy Karundeng

Menurut dia, saat kericuhan pecah, Masjid Al-Falah memang dijadikan salah satu posko pengobatan korban demo.

Ada dokter dan paramedis untuk membantu pendemo di dalam masjid. Bahkan, ada sekitar 30 orang yang dirawat di dalam masjid itu.

“Kami berikan pertolongan pertama di sini. Tidak ada penyekapan, dokter ada di dalam, paramedis di dalam, korban sebagian di dalam, termasuk si Ninoy,” katanya.

Iskandar mengatakan, Ninoy baru diperbolehkan pulang pada Selasa pagi (1/10/2019) saat situasi sudah kondusif.

Sebab kala itu sekitaran Pejompongan seluruhnya ditutup dan tidak dapat diakses oleh warga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

Megapolitan
Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

[POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

Megapolitan
Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

Megapolitan
Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Megapolitan
Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X