Wiranto Dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Menpan RB Syafruddin Datang Menjenguk

Kompas.com - 10/10/2019, 15:33 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin saat datang menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Kamis (10/10/2019). Wiranto sebelumnya ditusuk oleh orang tak dikenal di Pandeglang, Banten. KOMPAS.com/WALDA MARISONMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin saat datang menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Kamis (10/10/2019). Wiranto sebelumnya ditusuk oleh orang tak dikenal di Pandeglang, Banten.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi Syafruddin mendatangi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Syafruddin datang pukul 15.10 dengan pengawalan ketat petugas keamanan.

Dia datang menggunakan kemeja putih dan celana hitam.

Tidak ada satupun kalimat yang diucapkan Syafruddin saat ditanya awak media. Kedatangan diketahui untuk menengok keadaan Wiranto yang jadi korban penusukan.


Untuk diketahui, dua orang tak dikenal menyerang Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang Banten, Kamis (10/10/2019).

Baca juga: Ini Sosok Pelaku Penusukan Wiranto Menurut Ketua RT

Dilansir dari KompasTV, Wiranto mengalami dua luka tusukan di perut akibat serangan tersebut.

"Ya ada dua luka tusukan, ada di perut bawah sebelah kiri. Dan kondisi sudah stabil dan saat ini dirujuk ke RSPAD," kata dokter Firmansyah, Direktur RSUD Berkah.

Firmansyah menjelaskan, Wiranto dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk ditangani lebih lanjut.

Sebelumnya, Wiranto diserang dua orang tak dikenal saat turun dari mobil dan hendak menuju ke helikopter untuk pulang ke Jakarta usai meresmikan Universitas Mathla'ul Awal di Pandeglang, Banten.

"Rombongan berhenti, beberapa orang ikut menjaga Wiranto ketika turun dari mobil, tiba-tiba ada satu orang tidak dikenal menusuk Pak Wiranto, lalu ada satu orang perempuan lagi bercadar yang berusaha untuk menusuk," kata Madrain, kepada wartawan di Alun-alun Menes, Kamis (10/10/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

Megapolitan
Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Megapolitan
Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Megapolitan
Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Megapolitan
Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Megapolitan
Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Megapolitan
Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Megapolitan
Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Megapolitan
Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Megapolitan
Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Megapolitan
Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Megapolitan
Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Megapolitan
Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Megapolitan
Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Megapolitan
2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X